Halo sobat MartinRecords! Dalam beberapa tahun terakhir, di seluruh penjuru dunia muncul gerakan no bra atau tidak mengenakan bra. Bra dianggap sebagai simbol pengekangan wanita dan menyebabkan wanita terkena kanker. Selain itu, bra juga dianggap tidak alami sehingga seluruh wanita disarankan untuk tidak mengenakannya. Benarkah memakai bra justru berisiko untuk kesehatan? Lantas, apakah tidak mengenakan bra, wanita  jadi benar-benar sehat dan tidak mengalami risiko, misal rasa sakit pada payudara.

Bagi sebagian besar perempuan, melepas bra adalah salah satu aktivitas yang begitu melegakan. Beberapa perempuan bahkan mengungkapkan bahwa mereka tak bisa tidur ketika masih mengenakan bra. Mengenai melepas bra ini sendiri, banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa aktivitas ini tak hanya melegakan tetapi juga memberikan segudang manfaat buat kesehatan terkhusus kesehatan payudara.

 

Namun ladies, melepas bra terlalu sering ternyata justru tidak baik buat kesehatan. Dilansir dari laman thehealthsite.com, terlalu sering melepas bra akan memberi efek samping yang cukup mengerikan. Efek samping tersebut mulai dari terbentuknya selulit atau stretch mark di kulit sekitar payudara. Ketika memakai bra, bra akan menopang payudara dengan baik dan mencegah kerusakan jaringan.

Sementara itu, ketika bra dilepas payudara bisa mengalami stretch mark dan jaringan yang ada dengan mudahnya mengalami kerusakan. Bahaya selanjutnya dari melepas bra adalah risiko payudara kendur. Para ahli mengungkapkan jika bra yang tidak sesuai dengan ukuran payudara akan berpengaruh pada bentuk dan kekencangan payudara. Sedangkan kebiasaan melepas bra akan berdampak meningkatkan risiko payudara kendur.

Tidak hanya itu saja, melepas bra terlalu sering juga akan berpengaruh pada postur tubuh. Tidak memakai bra akan membuat berat dada tertarik ke depan dan jika hal ini berlangsung lama, ini akan berpengaruh pada postur tubuh. Selain itu, melepas bra juga berisiko meningkatkan sakit punggung.

Seorang peneliti Jeans-Denis Rouillon melakukan penelitian selama 15 tahun pada 330 wanita sebelum akhirnya sampai pada kesimpulan, bahwa bra bisa berbahaya bagi kesehatan payudara, karena bisa membuat payudara lebih gampang kendur dan bahkan meningkatkan risiko nyeri punggung. “Dari segi medis, fisiologis, dan anatomi, payudara tidak mendapatkan manfaat apapun dari “penahanan” gravitasi,” ungkap Rouillon.

Belum lama ini, hasil penelitian yang dilakukan oleh Profesor Jean-Denis Rouillon, dari University of Besancon, Perancis menunjukkan bahwa tak ada manfaaat berarti dari pemakaian bra, payudara wanita justru akan lebih sehat tanpa pemakaian bra yang berperan sebagai penyangga.

Ladies, meski melepas bra sangat melegakan dan memberi banyak manfaat, kita tak boleh lalai dengan hal ini. Terlalu sering melepas bra dan melakukan aktivitas yang membutuhkan banyak gerak tanpa memakai bra justru berbahaya buat payudara dan kesehatan lainnya. Nah, disini ladies pasti bingung kan gimana yang baik dan yang buruk? Daripada bingung dan pusing berlama-lama mikirin Beha, yuk langsung saja kita simak ulasan lebih lengkap manfaat dan resiko melepas atau memakai bra.

Manfaat Melepas Bra

Siapa sangka, kebiasaan melepas atau tidak menggunakan bra punya beberapa manfaat bagi kesehatan tubuh, bahkan bisa membuat payudara sehat dan kencang. Namun rasanya aneh jika para perempuan di Indonesia memilih untuk tidak menggunakan bra sama sekali di setiap aktivitasnya. Karena itu cara terbaik adalah hanya dengan mengurangi intensitas kita saat menggunakannya. Berikut beberapa manfaat dari melepas bra yang sudah kami rangkum dari beberapa sumber.

  • Merangsang Timbul Benjolan

Periset telah membuktikan bahwa ada hubungan yang benar-benar kuat antara bra dan benjolan fibrokistik jinak atau tumor jinak. Hampir 90% wanita yang didiagnosis mengalami perubahan fibrokistik menemukan perbaikan saat mereka berhenti memakai bra mereka. Jadi, memakai dan tidak memakai bra bisa mempengaruhi benjolan yang muncul.

  • Mencegah Sakit Punggung

Penggunaan bra yang salah, termasuk memakai bra yang terlalu ketat juga bisa menyebabkan adanya rasa nyeri pada punggung dan bahu. Menurut penelitian, penggunaan bra terutama pada tali dapat mempengaruhi kerja otot yang ada pada bahu kita. Hasilnya, 79% wanita melaporkan bahwa mereka tak jarang merasakan nyeri pada otot bahu mereka dan memutuskan untuk berhenti memakai bra mulai saat itu.

  • Mendapatkan Pijatan Alami

Kita semua mengetahui bahwa memijat payudara secara benar bisa menurunkan risiko terkena kanker payudara. Memang benar, tapi sebenarnya ada cara alami untuk memijat payudara, yaitu dengan tidak memakai bra. Kenapa? Karena saat kita tidak memakai bra, payudara kita akan dipijat secara alami saat kita bergerak atau berjalan.

  • Menghambat Elastisitas

Pemakaian bra yang konstan sebenarnya dapat melemahkan otot-otot payudara kita, serta membuatnya jadi lebih melorot. Secara anatomi, payudara ditutupi oleh kulit elastis tipis dan didukung oleh ligamen payudara. Jika kita memakai bra sepanjang waktu, mungkin kita akan mengalami sedikit ketidaknyamanan di area itu karena ligamen payudara tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Resiko Memakai Bra

Sebagain besar wanita lebih merasa nyaman apabila tidur tidak memakai bra. Selain membuat lebih nyaman tentu hal ini juga dilakukan untuk menghindari bahaya tidur memakai bra atau buste houder (BH). Mengingat bahaya tidur pakai BH, oleh karena itu setiap wanita sebaiknya menggunakan pakaian yang longgar atau melepaskan bra saat tidur. Kenapa tidur tidak boleh pakai bra?

  • Berkeringat

Bahaya tidur pakai BH yang ketat, terutama di musim panas, akan membuat Anda berkeringat lebih banyak dari biasanya. Umumnya bra mewah adalah penyebab dalam kasus ini. Bra yang lebih aman dan sehat adalah yang terbuat dari katun atau bahan sintetis seperti polyester atau linen.

  • Gelisah

Menggunakan bra juga bisa membuat gelisah di malam hari akibat iritasi yang ditimbulkan. Tentu hal ini akan menyebabkan ketidaknyamanan selama tidur dan pada akhirnya akan memengaruhi kesehatan Anda secara keseluruhan.

  • Iritasi Kulit

Menggunakan bra ketat akan menyebabkan iritasi kulit, oleh karena itu lebih baik menggunakan bra tanpa kawat. Sport bra dianggap sebagai pilihan yang baik untuk dipakai pada malam hari, bra ini akan memberikan dukungan yang diperlukan untuk payudara Anda tanpa menimbulkan efek kesehatan.

  • Menghambat Sirkulasi Darah

Bahaya memakai bra lainnya adalah mengurangi kelancaran sirkulasi darah. Mengenakan bra saat tidur dapat menjadi penghalang untuk sirkulasi darah. Ketimbang memakai bra yang ketat atau model push-up saat dipakai tidur, lebih baik memilih sport bra yang lebih nyaman.

  • Berkembangnya Jamur

Mengenakan bra dapat meningkatkan pertumbuhan infeksi jamur karena dapat membuat kelembapan di sekitar area payudara. Hindari bahaya memakai bra saat tidur dan berikan payudara Anda waktu untuk bernapas. Guna mengetahui apakah bra yang Anda gunakan tepat atau tidak, cobalah cek apakah area payudara, bahu, atau punggung mengalami kemerahan dan rasa sakit? Apakah ada bekas tali bra atau cup bra pada area tersebut? Jika iya, berarti saatnya Anda mencari bra yang baru.

Itulah beberapa penjelasan singkat mengenai baik atau tidaknya memakai bra atau melepasnya. Semoga bermanfaat ya ladies. Terima kasih.