Hai sobat martinrecords! Kamu sadar nggak kalau di dalam tata surya kita ini kan terdapat banyak sekali benda-benda langit ya, tapi kenapa bumi tempat kita tinggal ini tetap terlindungi dari benturan benda langit dan juga gas atau sinar yang membahayakan? Padahal dengan adanya gaya gravitasi bumi, benda-benda langit akan tertarik ke planet bumi. Apakah itu Ozon? Ozon adalah gas yang secara alami terdapat di atmosfir, unsur kimia yang terkandung dalam partikel ozon adalah tiga buah oksigen (O3).

Keberadaan ozon sendiri di alam terdapat di dua wilayah atmosfer. Ozon di troposfer (sekitar 10 s/d 16 km dari permukaan bumi ) sayangnya kandungan pada lapisan ini hanya 10%. Sedangkan selebihnya berada di lapisan stratosfir (50km dari puncak troposfer) disini kandungan ozon mencapai 90%. Maka seringkali disebut lapisan ozon, karena memiliki kandungan 03 (ozon) yang paling banyak.

Nah, tentu saja bumi kita tetap terlindungi, karena bumi memiliki lapisan yang bernama atmosfer dan lapisan ozon yang mampu menyerap sinar yang sangat berbahaya dari matahari. Mungkin Anda penasarakan akan hal tersebut? Nah, daripada penasaran lebih baik simak ulasan  berikut ini.

Pengertian Lapisan Ozon

Lapisan ozon adalah lapisan di atmosfer pada ketinggian 20−35 km di atas permukaan Bumi yang mengandung molekul-molekul ozon. Konsentrasi ozon dilapisan ini mencapai 10 ppm dan terbentuk akibat pengaruh sinar ultraviolet Matahari terhadap molekul-molekul oksigen. Peristiwa ini telah terjadi sejak berjuta-juta tahun yang lalu, tetapi campuran molekul-molekul nitrogen yang muncul di atmosfer menjaga konsentrasi ozon relatif stabil.

Lapisan ozon merupakan lapisan udara yang terletak di atmosfer yang berguna melindungi bumi dari radiasi sinar ultraviolet matahari. Kerusakan lapisan ozon dapat meningkatkan radiasi sinar ultraviolet. Akibatnya, timbul beberapa hal yang merugikan kesehatan makhluk hidup seperti menyebabkan kanker dan kelainan pada mata yang bisa menyebabkan kebutaan serta kerusakan pada tanaman jagung dan gandum. Kerusakan lapisan ozon disebabkan oleh penggunaan alat-alat yang mengandung senyawa cuprit yaitu kloro fluoro karbon (CFC) seperti alat pendingin, kulkas, AC, pemadaman kebakaran aerosol, dan sebagainya.

Fakta-Fakta Lapisan Ozon

Setiap tanggal 16 September selalu diperingati sebagai Hari Internasional untuk Pelestarian Lapisan Ozon. Lapisan ozon melindungi kehidupan di bumi dari radiasi sinar matahari yang berbahaya. Sedihnya, lapisan ozon semakin menipis dari waktu ke waktu akibat aktivitas manusia. Berikut beberapa fakta tentang lapisan ozon yang mungkin belum anda ketahui.

  • Ozon Berada Di Lapisan Stratosfer

Sebelum beranjak lebih jauh, kenali dulu di mana ozon berada. Atmosfer bumi terdiri dari beberapa lapisan. Troposfer adalah lapisan terendah yang memanjang dari permukaan bumi hingga ketinggian 10 kilometer. Hampir seluruh aktivitas manusia berpusat di troposfer, ungkap laman United States Environmental Protection Agency.

Selanjutnya, ada lapisan stratosfer. Lapisan ini berada di ketinggian 10 kilometer hingga 50 kilometer dari permukaan bumi. Ozon berada di lapisan ini, spesifiknya berada di ketinggian 15-30 kilometer dari permukaan bumi. Sementara itu, rata-rata pesawat terbang komersial mengudara di lapisan terbawah stratosfer.

  • Ozon Berfungsi Untuk Menyerap Radiasi Yang Dipancarkan Oleh Matahari

Fungsi utama ozon yang ada di lapisan stratosfer adalah untuk menyerap radiasi matahari dan mencegah agar tak mencapai permukaan bumi. Khususnya, menyerap sinar ultraviolet, baik UVA, UVB dan UVC. Di antara ketiganya, sinar UVC adalah sinar dengan jangkauan terpendek dan tak bisa mencapai permukaan bumi karena diserap ozon.

Sementara itu, sinar UVB dan UVA masih bisa mencapai permukaan bumi. Sinar UVA ialah sinar dengan jangkauan terpanjang dan bertanggung jawab atas 95 persen sinar UV yang ada di bumi. Sinar UVB bisa menyebabkan kulit terbakar, kemerahan dan kanker kulit. Bila tak ada ozon, tak bisa dibayangkan kerusakan yang ditimbulkan oleh sinar ultraviolet.

  • Ozon Terdiri Dari tiga Atom Oksigen (O3)

Penasaran, ozon terbentuk dari apa sih? Gas ini terdiri dari tiga atom oksigen (O3) dan terbentuk secara alami di bagian stratosfer bumi. Ozon yang terletak di stratosfer berfungsi untuk melindungi kehidupan di bumi dari radiasi ultraviolet (UV) yang dipancarkan oleh matahari, terang laman NASA Ozone Watch.

Berbeda dengan ozon yang terbentuk di lapisan troposfer atau di permukaan bumi. Di sini, ozon diciptakan oleh reaksi kimia antara polutan udara dari knalpot kendaraan, uap bensin dan berbagai emisi lainnya. Apabila konsentrasi ozon di permukaan tanah terlalu tinggi, maka akan berbahaya bagi manusia dan makhluk hidup lainnya.

  • Atom Klorin Dan Bromin Bisa Menghancurkan Molekul Ozon

Ada beberapa hal yang bisa merusak lapisan ozon. Contohnya, atom klorin dan bromin. Apabila kedua atom ini bersentuhan dengan ozon di stratosfer, maka keduanya akan menghancurkan molekul ozon. Ngerinya, 10.000 molekul ozon bisa hancur akibat satu atom klorin, ujar laman United States Environmental Protection Agency.

Ozon ini hancur lebih cepat daripada yang diciptakan secara alami. Beberapa senyawa melepaskan klorin dan bromin ketika terpapar dengan sinar UV yang intens di lapisan stratosfer. Penipisan ozon disebabkan oleh senyawa tersebut dan dikenal dengan sebutan zat perusak ozon (ozone depleting substances/ODS).

  • Klorofluorokarbon (CFC) Yang Bisa Merusak ozon

Zat klorofluorokarbon (CFC) juga bisa merusak lapisan ozon. Ini merupakan sekelompok senyawa yang mengandung unsur klorin, fluor dan karbon. CFC dikenal karena sifatnya yang stabil, tidak reaktif, tidak beracun, tidak berasa, tidak berbau dan tidak mudah terbakar, ungkap laman Scottish Environment Protection Agency.

CFC bisa ditemukan dalam benda-benda di sekitar kita, seperti digunakan sebagai bahan pembuatan semprotan aerosol, pelarut dan pendingin. Produk yang mengandung CFC adalah kulkas, AC, pestisida, alat pemadam kebakaran, propelan dan lain sebagainya, tutur laman Sciencing. Benda yang sering kita gunakan ternyata bisa merusak ozon.

  • Ozon Berlubang Terletak Di Antartika

Kita sering mendengar bahwa ada lubang di ozon. Secara teknis, bukan berarti ada lubang secara harafiah. Tetapi, sebutan ini berarti wilayah tersebut memiliki lapisan ozon yang sangat sedikit. Salah satu tempat yang memiliki lubang ozon adalah Antartika, terang laman NASA Ozone Watch.

FYI, total massa ozon di stratosfer berjumlah sekitar 3 miliar metrik ton. Terlihat banyak? Sebenarnya tidak, karena jumlahnya hanya 0,00006 persen dari keseluruhan atmosfer. Ozon dengan konsentrasi tertinggi berada di ketinggian 32 kilometer di atas permukaan bumi. Di ketinggian tersebut, jumlah ozon mencapai 0,0015 persen.

Penipisan Lapisan Ozon

Berbicara tentang lapisan ozon , kita mengetahui bahwasannya pemanasan global sudah menjadi trending topik tentang keadaan Bumi yang semakin tua ini. Pemanasan global seringkali dikaitkan dengan adanya penipisan lapisan ozon yang berada di Bumi. Ya, lapisan ozon yang kita memiliki di atmosfer Bumi kita memang keadaannya semakin lama semakin memburuk. Memburukan dari lapisan ozon ini bisa berupa penipisan lapisan ozon maupun lubang yang terdapat di lapisan ozon tersebut.

Tentu saja penipisan lapisan ozon maupun lubang yang ada di lapisan ozon ini akan dapat menyebabakan dampak yang luar biasa kepada Bumi dan seisinya. Apa sih yang bisa menyebabkan penipisan pada lapisan ozon ini? Ternyata penipisan yang terjadi di lapisan ozon ini disebabkan oleh berbagai gas yag berasal Bumi, yaitu dari industri maupun aktivitas rumah tangga. Berikut Beberapa gas yang dapat memicu terjadinya kerusakan pada lapisan ozon antara lain:

  1. Chlorofluorocarbon atau CFC
  2. Halons
  3. Bromida
  4. Karbon tetraklorida

Senyawa klorin yang telah mengandung metil kloroform dan lain sebagainya yang melepaskan klorin atau bromin ketika pecah. Senyawa- senyawa tersebut mempunyai daya tahan di atmosfer dalam waktu yang cukup lama utuk memungkinkan gas- gas tersebut diangkut oleh angin menuju ke stratosfer. Ketika gas- gas tersebut memecah maka akan dapat menghasilkan klorin atau bromin, dan inilah yang membuat rusaknya lapisan ozon. Gas- gas tersebut bisa digunakan dalam kehidupan sehari- hari. Contohnya CFC, CFC adalah gas yang dianggap sebagai gas ajaib, hal ini karena CFC tersebut memilik sifat yang stabil, tidak mudah terbakar, rendah toksisitas, dan sangat murah untuk diproduksi.

Seiring dengan berjalannya waktu, CFC ini seiring digunakan sebagai pendingin, pelarut, sterofoam, dan aplikasi lainnya yang memiliki ukuran yang lebih kecil. Penggunaan beberapa peralatan juga mendorong terbentuknya gas CFC, diantaranya yaitu penggunaan AC dan juga hair spray. Proses penipisan lapisan ozon ini mulai diketahui ketika para ilmuwan menemukan bahwa CFC yang sangat mudah untuk diproduksi dapat memberikan ancaman terhadap lapisan ozon.

Proses Penipisan Lapisan Ozon

Ketika dilepaskan ke lapisan atmosfer, CFC sebagai zat yang mengandung klorin akan dipecahkan oleh sinar matahari Sinar matahari tersebut dapat menyebabkan klorin yang menimbulkan reaksi yang dapat menghancurkan molekul- molekul ozon. Setiap satu molekul dari CFC dapat menghancurkan 100.000 molekul ozon. Hal ini secara otomatis dapat menjadikan lapisan ozon semakin hari semakin menipis. Itulah proses terjadinya penipisan lapisan ozon ini yang disebabkan oleh gas- gas tersebut. Gas- gas yang dapat menyebabkan tipisnya lapisan ozon ini disebut sebagai gas- gas rumah kaca.

Dampak Penipisan Lapisan Ozon

Apabila lapisann ozon yang sangat berguna ini mengalami penipisan apalagi sampai berlubang, hal ini tentu saja akan membawa dampak buruk bagi seluruh kehidupan mahluk hidup dibumi ini. Hal ini karena sinar ultraviolet yang berasal dari radiasi sinar matahari akan secara langsung masuk dan mengenai permukaan Bumi ini, karena tidak ada lagi penghalang yang menghalagi sinar ultraviolet ini. Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwasannya sinar ultraviolet ini membawa sifat- sifa buruk. Berikut beberapa dampak negatif yang akan dihasilkan dari fenomena masuknya sinar ultraviolet ini antara lain:

  1. Menyebabkan kanker kulit pada manusia
  2. Menyebabkan  katarak pada manusia
  3. Melemahkan sistem imunitas pada badan
  4. Memusnahkan hasil pertanian
  5. Memusnahkan kehidupan laut
  6. Menyebabkan pemanasan global
  7. Mencairnya es di kutub – kutub bumi
  8. Naiknya permukaan air laut

Pencegahan Terjadinya Penipisan Lapisan Ozon

Upaya pencegahan terhadap menipisnya lapisan ini sangatlah penting untuk dapat menjaga bumi dari berbagai hal yang dapat mengancam bumi ini. Upaya yang dilakukan dapat dimulai dari hal- hal kecil dan dimulai secara pribadi, maupun dilakukan dengan massal. Berikut ini adalah upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah adanya penipisan lapisan ozon.

  • Mengurangi intensitas penggunaan kendaraan pribadi baik maobil atau motor. Pembuangan yang dikeluarkan mobil serta asap kendaraan lain akan mebahayakan keberadaan lapisan ozon di Bumi. Maka dari itulah kurangi intessitas penggunaan kendaraan pribadi dan mulailah memanfaatkan transportasi umum yang ada atau menggunakan sepeda atau bahkan berjalan kaki.
  • Menggunakan pembersih rumah tangga yang bersahabat. Pilihlan pembersih rumah tangga yang ramah lingkungan dan juga terbuat dari bahan alami. Hindari penggunaan pembersih yang terbuat dari bahan kimia karena dapat membahayakan lapisan ozon.
  • Menghindari penggunaan pestisida yang berbahaya. Meskipun pestisida sangat membantu dalam bidang pertanian, namun pestisida ini sangat mampu berkontribusi dalam merusak lapisan ozon ini. Maka dari itulah gantilah pestisida berbahan kimia Anda dengan pembasmi hama yang terbuat dari bahan- bahan alami yang ada disekitar wilayah anda semua.
  • Mengurangi penggunaan AC dan hair dyer. Kedua alat tersebut adalah alat penyumbang gas CFC dalam jumlah banyak. Maka dari itulah sebaiknya kita dapat mengurangi penggunaan kedua alat tersebut.
  • Berhenti menggunakan gas nitrous oxide ini. Bukan hanya CFC saja gas yang menyumbang rusaknya lapisan ozon ini, namun juga gas nitrous oxide. Maka dari itulah penggunaan gas nitrous oxide ini sangatlah dilarang.
  • Meluncurkan roket adalah salah satu aktivitas yang dapat merusak lapisan ozon. Maka dari itulah dunia perlu membuat aturan ketat tentang peluncuran roket ini.

Itulah beberapa upaya yang dapat kita lakukan untuk dapat mencegah atau meminimalisir terjadinya kerusakan pada lapisan ozonini. Meskipun beberapa hal terlihat kecil dan sepele, namun apabila kita lakukan setiap hari maka akan dapat berkontribusi besar dalam melindungi lapisan ozon ini. Terima kasih.