Ketika mendengar kata Viking, mungkin yang terlintas dipikiran Anda adalah suporter klub Persib Bandung. Akan tetapi, yang akan dibahas kali ini bukanlah suporter tersebut, melainkan Viking yang mungkin sering Anda lihat ketika menonton film. Viking merupakan suku dari Skandinavia yang dikenal sebagai pelaut dan juga melakukan perdagangan.

Mungkin sebagian dari Anda tahu apa itu Viking dan juga sering mendengar kata tersebut. Akan tetapi, sebagian lagi mungkin asing dan juga kurang paham tentang hal ini. Tapi, Anda tidak perlu khawatir, karena pada artikel kali ini kami akan membahas tentang Viking. So, agar kita semua sama-sama tahu apa itu viking, simak ulasan di bawah ini.

Viking, Suku Penakluk dari Skandinavia

Vaking merupakan orang Skandinavia dari Eropa Utara yang dikenal sebagai penakluk laut dan pejuang. Suku ini kebayakan berprofesi sebagai pedagang, peladang, dan yang paling terkenal sebagai perampok (hal ini bisa karena mereka gagal berniaga) yang terjadi diantara tahun 800 dan 1050 menjarah, menduduki, dan berdagang sepanjang pesisir, sungai, dan pulau di Eropa dan juga pesisir timur laut Amerika Serikat, serta bagian timur Eropa sampai ke Rusia dan Konstantinovel.

Suku ini sering melakukan perjalanan dengan menggunakan kapal panjang, mereka menyebar dan kemudian menetap di daerah yang serang dikenal sebagai Inggris modern, Jerman, Perancis, Spanyol, dan Italia.

Penduduk yang berada diujung utara ini atau yang dikenal dengan Viking diketahui oleh bangsa Romawi sekitar tahun 100 SM. Hal ini terjadi ketika Cimbri dan Teuton pindah ke Gaul Selatan. Bangsa Romawi percaya bahwa suku yang mirip penjajah ini berasal dari Jutland. Tapi orang Romawi menduga mereka hanya bagian dari ancaman yang lebih besar yang terletak jauh di utara. Sejarawan Romawi Jordanes mengatakan bahwa yang merusak Ostrogoth dan Visigoth berasal dari Gotland. Bagian Utara bertahan dari ancaman ketika Kekaisaran Romawi Barat jatuh.

Kerajaan Franka yang menggantikannya di Gaul menjadi semakin sadar akan ancaman Utara. Ketika Kekaisaran Karoling kemudian meluas ke Jerman Utara, mereka berbaur dengan rakyat Denmark. Ini adalah ketika Viking pertama kali masuk ke dalam sejarah tertulis. Serangan pertama yang tercatat di Barat berada di Lindisfarne pada 793. Mengapa Viking mendadak mulai menggertak tidak sepenuhnya jelas. Tapi teori yang populer adalah populasi telah tumbuh pesat dan pasokan makanan mulai berkurang. Perampok paling awal tampaknya tidak ingin pindah dari Skandinavia.

Mereka berpaling menjadi penjarahan, lalu pulang ke rumah. Serangan hit dan Run ini dimungkinkan karena Viking adalah pembangun kapal induk dan mereka menciptakan perahu datar yang ideal untuk perjalanan ke sungai, di mana banyak situs monastik yang siap untuk menjarah. Hal ini tampaknya menunjukkan ada cukup ruang untuk semua orang. Menggeram populer dikalangan Viking karena mereka merasa itu adalah yang mudah untuk dilakukan.

Tiga kelompok yang berbeda dari Viking dapat diidentifikasi. Mereka memiliki tiga perbedaan, terkadang tumpang tindih.

  • Danes menyerbu Inggris, Galia, dan mengikuti pantai Atlantik Eropa Selatan ke Mediterania ke Italia.
  • Orang Swedes pergi ke Timur ke Laut Baltik. Mereka mengikuti Sungai Volga dan Dnieper di Selatan sejauh laut hitam. Satu kelompok, yang disebut Rus, mendirikan pemukiman Kiev. Mereka menyebutnya Russland (kemudian dikenal sebagai Rusia).
  • Norwegia menggeram Inggris lebih tepatnya Irlandia dan Skotlandia. Mereka juga melakukan perjalanan ke Greenland dan sekitar tahun 1.000 AD mendarat di tempat yang mereka sebut Vinland (Amerika Utara).

Bahasa Skandinavia memungkinkan Anda menerjemahkan secara akurat arti kata “Viking”. Kata ini terdiri dari dua kata:

Vick” yang berarti ruang dan “Ing” yang paling sering berarti afiliasi suku dari komunitas orang tertentu.

Pasukan Viking terdiri dari:

  • Putra-putra muda yang ditinggalkan tanpa sebidang tanah.
  • Orang Skandinavia yang miskin, yang awalnya tidak memiliki tanah.
  • Pencari petualangan.
  • Prajurit Odin (yang semuanya berserks dan ulfkhednars).

Selain itu, sebagai bagian dari hird (pasukan Viking) tidak hanya Skandinavia. Petualang yang tahu cara bertarung bisa mengandalkan tempat di pasukan. Setelah beberapa pertempuran bersama, jika anggota tim yang baru tidak mati dan menunjukkan dirinya sebagai pejuang yang terampil, ia diterima dengan sungguh-sungguh ke dalam hird – persaudaraan tentara yang sesungguhnya.

Senjata Bangsa Viking

Seperti yang diketahui, Viking merupakan suku yang terkenal sangat brutal dan liar. Suku ini selalu membawa senjata dan mereka merasa bahwa itu adalah tugas yang harus dilakukan. Ada beberapa jenis senjata yang sering digunakan oleh bangsa Viking, diantaranya adakah:

  • Kapak

Senjata utama Viking adalah kapak, karena itu adalah yang termurah dari semua. Kapak Viking untuk memotong kayu biasanya lebih mudah dibuat daripada yang dirancang khusus untuk bertarung. Kapak perang dirancang dengan pegangan panjang dan biasanya mereka lebih lincah, ringan, serta seimbang untuk digunakan dalam pertempuran.

  • Pedang

Ini merupakan senjata Viking yang sangat berharga. Pedang Viking adalah caroling standar, meskipun ada opsi dengan penajaman satu sisi. Pedang itu hanya dimiliki oleh pejuang berpengalaman yang mampu membawanya dalam pertempuran atau Viking kaya yang mampu membeli senjata seperti itu untuk uang mereka sendiri dari pandai besi atau teman yang lebih sukses di Hird. Pedang kerap kali diturunkan dari generasi ke generasi atau diberikan sebagai hadiah murah hati kepada orang-orang yang berstatus tinggi.

  • Tombak

Ini adalah salah satu senjata yang juga digunakan suku Viking. Tombak biasanya lebih murah untuk dibuat daripada senjata lain karena hanya membutuhkan lebih sedikit zat besi. Tombak Viking memiliki beragam varian dengan panjang sekitar 1 hingga 3 meter. Tombak suku Viking juga dilengkapi dengan berbagai kepala tombak yang berbeda bentuk

  • Busur

Pada awalnya, busur hanya digunakan untuk berburu saja. Akan tetapi karena keefektivitasan busur dan panah menjadikan hal ini membuat suku Viking menggunakan ketika bertempur. Dalam pertempuran, Viking biasanya menggunakan busur di awal pertempuran dan digunakan dari jarak jauh. Rata-rata, busur Norse mampu melontarkan panah hingga 200 meter jauhnya. Kepala panah biasanya terbuat dari besi dalam berbagai macam bentuk dan ukuran tergantung pada fungsinya.

Fakta Tentang Suku Viking

Seperti yang disebutkan di atas bahwa suku Viking merupakan penakluk laut dan pejuang. Sampai saat ini orang-orang Skandinavia modern yang kini merujuk pada negara Swedia, Norwegia, dan Denmark, masih kerap menyebut diri mereka sebagai nordbor atau penduduk utara. Ada banyak fakta-fakta yang mungkin belum anda ketahui tentang suku Viking, seperti:

  • Wanita kaum Viking memiliki hak khusus

Wanita kaum Viking yang sudah berusia 12 tahun rata-rata sudah berumah tangga, akan tetapi mereka lebih banyak tinggal sendirian karena suami mereka berlayar. Berbicara tentang wanita dimasa lalu, pasti yang terlintas dipikiran kita adalah rasa keprihatinan. Pasalnya, hampir mayoritas wanita zaman dulu selalu mendapatkan perlakuan seenaknya. Derajat mereka dianggap lebih rendah dari pria. Sehingga di kehidupan sehari-hari, para wanita selalu tersisihkan.

Meskipun mayoritas demikian, namun Viking tidak. Mereka meletakkan dasar hak-hak wanita dengan jelas. Selama mereka bukan budak, wanita Viking bisa mewarisi harta, meminta cerai dan merebut kembali mahar mereka jika pernikahan mereka berakhir. Jadi sangat salah jika ada yang menganggap bangsa Viking tak beradab. Mereka punya adab, bahkan sudah tahu cara memperlakukan wanita dengan benar.

  • Prajurit berserker

Berserker merupakan pejuang dari bangsa Viking yang terkenal keberanian, ketangguhan dan aksi nekadnya. Sudah di ketahui kalau bangsa ini adalah bangsa yang sangat besar sekali. Disaat mereka berhasil mereka selalu memberikan suatu kebanggaan kepada diri atas semua keberanian yang ada di saat menjalani suatu perperangan.

Senjata mereka sangat kuat, seperti kapak, pedang dan juga tombak, maka dari itu banyak yang menggambarkan mereka dengan menunggang kuda membawa kapak besar. Mereka akan berkelahi tanpa sedikit pun merasa gentar, walaupun hanya menggunakan kepalan tangan saja. Beberapa menyebutkan jiwa mereka bukan lagi manusia, melainkan mahluk lain yang merasuk ke dalam tubuh manusia.

  • Bangsa Viking jadi yang pertama sentuh tanah Amerika

Melaut merupakan hal yang sangat identik dengan kaum Viking. Pencapaian terbaiknya adalah sebagai bangsa yang pertama kali menjejakkan kakinya di tanah Amerika. Mungkin dianta kalian ada yang bertanya, lho bukannya Colombus ya yang pertama? Jawabannya tidak. Peneliti yakin jika bangsa Viking telah ada di Amerika bahkan 500 tahun sebelum ekspedisi Colombus dimulai.

Salah satu buktinya, para bangsa Viking membuat semacam tempat tinggal di sebuah daerah yang bernama Vinland. Vinland sendiri kemudian diidentikkan dengan Newfoundland saat ini. Penelitian ini terbukti pada tahun 1960-an dengan ditemukannya sebuah situs yang Viking bernama L’Anse aux yang ada di Newfoundland.

  • Memiliki senjata api

Bukan hanya pintar berlayar saja, akan tetapi kaum Viking juga bisa membuat senjata api yang mampu meledakkan musuh. Pejuang Viking memiliki roket api yang bahkan dibuat dengan cara sederhana namun efeknya luar biasa. Mereka membuat roket dari jamur pohoan oak ataupun beech yang direbus menggunakan air seni (urin). Hasil rebusan tersebut kemudian disimpan dalam wadah (tong) tertutup selama bebera hari hingga menghasilkan sodium nitrat (NaNo3). Setelah siap untuk digunakan, mereka akan menyulutkannya ke arah musuh-musuhnya baik berupa roket api ataupun senjata sembur.

  • Kaum yang bersih

Mungkin ketika Anda menonton film yang berkaitan dengan kaum Viking, disana kita akan melihat kesan kotor dan juga jorok akan tetapi semua itu keliru. Dalam penggalian beberapa situs bangsa Viking, ditemukan alat pembersih tubuh seperti seperti pengorek telinga, pisau cukur, sisir, serta tusuk gigi yang terbuat dari tanduk dan tulang hewan. Sejarawan meyakini bangsa Viking memiliki kebiasaan yang lebih bersih dan mandi lebih sering ketimbang orang-orang Eropa lainnya pada masa itu.

  • Tidak memakai helm bertanduk

Penggambaran berasal dari zaman Viking tidak menunjukkan hal itu. Helm Viking yang otentik, yang pernah ditemukan, bebas tanduk. Pelukis tampaknya telah membuat tren bahwa helm Viking bertanduk selama abad ke-19, mungkin terinspirasi oleh deskripsi tentang orang-orang Eropa Utara oleh penulis sejarah Yunani dan Romawi Kuno. Jauh sebelum era Viking, imam Norwegia dan Jerman memang memakai helm bertanduk untuk tujuan seremonial.

Demikianlah artikel tentang kaum Viking yang mungkin selama ini belum Anda ketahui. Semoga aertikel di atas bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi Anda. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya ya. Terima kasih.