Timbangan: Ketahui Lebih Dalam Tentang Alat Ukur Yang Satu Ini

May 28, 2018 290 Views

Timbangan merupakan alat ukur yang banyak digunakan baik dalam hal perdagangan maupun di bidang kesehatan. Dan contohnya saja, jika kita pergi kepasar pastinya kita sering menemukan pedangan yang menggunkan timbangan untuk menjual barang dagangannya terutama pedagang buah, dan sembako. Jika di bidang kesehatan, kita akan menemukan timbangan untuk manusia baik timbangan anak bayi ataupun orang dewasa yang dapat klita lihat di puskesmas ataupun di rumah sakit.

Nah membahas soal timbangan, pasti yang kallian ketahui hanyalah alat ukur berat sesuatu benda bukan? Namun pada artikel kali ini saya akan membahas lebih dalam lagi menganai timbangan, dan untuk menambah wawasan anda bisa membanya sampai habis.

Penjelasan Tentang Timbangan

Timbangan atau Neraca merupakan alat yang di pakai untuk mengukur massa atau berat dari suatu benda atau lainnya. Timbangan, telah di bagi menjadi 2 jenis yaitu timbangan digital dan timbangan mekanik. Salah satu jenis timbangan yang sederhana yaitu neraca pegas, yang dimana timbangan ini menggunakan pegasnya untuk mengukur massa atau berat dari benda yang di ukurnya.

Alat ukur berat suatu benda ini sudah ada sejak zaman dahulu kala, skala / timbangan digunakan untuk menentukan jumlah bobot dari suatu barang. Terutama jumlah berat benda yang tidak dapat di tentukan dengan menghitung dan mengukur benda tersebut. Dulu, bangsa Roma menerapkan sistem seperti ini dengan menggunakan pusat balok dan di tambahkan dengan sebuah pin. Yang pertama-tama dan harus di perhatikan memilih balok yang panjangnya yang tidak sama dari balok.

Timbangan pertama sudah di kembangkan sekitar 5000 SM di Mesir. Itu adalah timbangan pertama yang terbuat dari balok yang berbentuk simetris yang pada kedua ujung yang timbangan tersebut dengan posisi menggantung. Selama Renaissance yaitu ketika uang menjadi bagian yang penting di dunia, maka timbangan koin pertama digunakan.

Selama abad ke-18, semakin lama penelitian tentang timbangan semakin meningkat. Peningkatan inilah yang sekarang ini sedang di tingkatkan yaitu dengan munculnya timbangan dengan balok pendek yang mengurangi waktu. Sistem mekanik seperti inilah yang sensitif dan telah menggabungkannya dalam perumahan kayu supaya terlindungi dari debu, korosi dan arus udara. Perangkat optik dan pencahayaan sebagai tambahan supaya membuat pembacaan hasil dari timbangan tersebut jauh lebih mudah.

Setelah abad ke- 20 timbangan sudah menjadi lebih canggih. Sekitar 1.911 orang-orang mulai menggabungkan potongan berat yang sejauh ini telah di letakkan dari timbangan ke timbangan. Kemudian, setelah perang dunia kedua teknologi berat itu tunduk pada perkembangan yang sangat cepat. Persyaratan peningkatan kualitas barang, peraturan hukum dan waktu produksi yang lebih pendek adalah impuls penting bagi teknologi yang lebih tepat, lebih cepat, lebih sederhana, lebih dapat diandalkan, dan lebih ekonomis.

Jenis Jenis Timbangan

Berdasarkan klasifikasi yang sudah di miliki, ternyata timbangan memiliki beberapa jenis yang telah di kategorikan menjadi beberapa bagian, yaitu:

  • Timbangan Pocket / Saku

Jenis timbangan kecil yang satu ini bisa di bawa kemana–mana. Karena bentuk dan ukurannya yang kecil, jadi timbangan ini bisa di simpan atau di letakkan di kantong atau di tas. Dan biasanya timbangan ini hanya memiliki kapasitas 30 kg ke bawah.

 

  • Timbangan Digital

Pasti kalian pernah melihat jenis timbangan yang satu ini. Yap! Timbangan Digital namanya, biasanya digunakan disupermarket. Dan biasanya timbangan digital ini digunakan sebagai alat ukur untuk buah.

Bagian-bagiannya:

  1. Layar Display / Digital
  2. Flat / meja tempat meletakkan barang
  3. Tombol-tombol, seperti Tombol angka, Tombol fungsi dan Tombol print / label total hasil

Cara Pengoperasiannya:

  1. Sediakan timbangan digital.
  2. Sediakan juga barang yang akan di timbang.
  3. Letakan barang pada flat / meja timbangan.
  4. Masukan kode barang yang akan di timbang.
  5. Tunggu sampai digit angka perhitungan berat barang berhenti.
  6. Perlihatkan berat dan harga barang yang tertera pada layar display kepada konsumen.
  7. Tekan tombol print untuk mencetak label barang.
  8. Tempelkan label barang belanjaan pada kemasan barang tersebut
  • Timbangan Portable / Timbangan Duduk

Bentuk dari timbangan ini terpisah antara tempat timbang dan layar hasil berat dari bendanya. Yang biasanya di Sambungkan dengan tiang penyangga. Kalau dari buatan pabrikan yang resmi, biasanya ukurannya sudah tertentu, seperti 30 x 40 cm, 45 x 60 cm dll.

Ada beberapa pabrik yang ada di berbagai negara yang memproduksi timbangan, yaitu dari China, Jepang, Korea, Eropa dan Amerika. Karena produk ini sangat banyak peminatnya, contohnya seperti kalangan perusahaan dari bidang industri. Ukuran kapasitas dari timbangan ini biasanya: 6 kg, 15 kg, 30 kg, 60 kg, 100 kg, sampai 300 kg. Timbangan model ini juga bisa di buat sesuai pesanan si pembeli sendiri dari mulai ukuran maupun kapasitasnya.

  • Timbangan Gantung / Crane Scale

Di namakan timbangan gantung karena system penimbangannya benda yang akan di timbang di gantungkan di timbangan tersebut. Jadi timbangan tersebut tidak mempunyai platform atau tempat timbangnya. Beban yang akan di timbang kemudian di gantung langsung yang nantinya akan menarik Loadcell dari timbangan tersebut yang sudah menyatu dengan indicatornya atau layar digitalnya.

  • Timbangan Jarum

Timbangan jarum biasanya digunakan di warung atau toko untuk menimbang telur, gula, atau benda lainnya dalam skala berat terbatas. Kalau timbangan jarum tidak menggunakan pemberat namun menggunakan jarum yang akan berputar kearah angka yang menunjukan berat dari barang tersebut.

Bagian-bagiannya:

  1. Tempat / Wadah barang.
  2. Jarum skala yang menunjukan berat barang yang di timbang (Jarum skala akan berputar kearah angka yang menunjukan berat dari barang yang akan di timbang).

Cara Pengoperasiannya :

  1. Sediakan timbangan jarum yang akan digunakan.
  2. Sediakan juga barang yang akan di timbang.
  3. Sediakan alat pembungkus barang.
  4. Perhatikan perputaran jarum yang menunjukan berat dari barang tersebut.
  5. Lebihkan berat barang sedikit.
  6. Apabila barang terlalu berat, maka kurangi berat barang tersebut.
  7. Namun apabila barang terlalu ringan maka tambah berat dari barang.
  8. Beri tahukan kepada konsumen hasil timbangannya.
  9. Kemas barang yang telah selesai di timbang dengan benar dan rapi.
  10. Sebutkan nominal uang yang harus di bayar oleh pembeli.
  • Timbangan Badan

Pastinya kalian sudah tau kalau timbangan ini digunakan untuk mengukur berat badan. Timbangan ini juga terbagi atas berapa jenis, seperti: timbangan bayi, timbangan badan anak dan dewasa, timbangan badan digital.

Nah, itulah artikel sekilas mengenai timbangan dan penjelasan lainnya. Semoga itu bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian yang membacanya.