Halo sobat Martinrecords! Berbicara tentang petir, pasti kita semua sudah mengetahui apa itu petir dan bagaimana proses terjadinya, bahkan hingga memakan korban jiwa. Petir adalah salah satu ciptaan Allah Swt, jadi apapun yang ia kehendaki kita wajib untuk berserah diri kepadanya. Petir merupakan simbol dari listrik alam. Gejala alam petir ini bisa dianalogikan dengan sebuah kondensator raksasa. Dalam kasus ini lempeng pertama adalah awan yang bisa menduduki sebagai lempeng negatif maupun positif dan lempeng yang kedua adalah Bumi yang dianggap sebagai lempeng netral.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa kapasitor merupakan sebuah komponen pasif pada rangkaian listrik yang bisa menyimpan energi sesaat (energy storage). Tidak Hanya awan ke bumi saja, namun petir juga dapat terjadi antara awan dengan awan. Hal ini terjadi apabila ada salah satu awan bermuatan listrik negatif dan awan lainnya bermuatan listrik positif.

Pengertian Petir

Menurut dari sumber Wikipedia, Petir atau halilintar adalah gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan saat langit memunculkan kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan. Beberapa saat kemudian disusul dengan suara menggelegar yang disebut guruh. Perbedaan waktu kemunculan ini disebabkan adanya perbedaan antara kecepatan suara dan kecepatan cahaya. Petir merupakan gejala alam yang bisa dianalogikan dengan sebuah kondensator raksasa, saat lempeng pertama berupa awan (bisa lempeng negatif atau lempeng positif) dan lempeng keduanya adalah bumi (dianggap netral).

Petir terjadi karena ada perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya. Proses terjadinya muatan pada awan karena dia bergerak terus menerus secara teratur dan selama pergerakannya dia akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan negatif akan berkumpul pada salah satu sisi (atas atau bawah), sedangkan muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya. Jika perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup besar, maka akan terjadi pembuangan muatan negatif (elektron) dari awan ke bumi atau sebaliknya untuk mencapai kesetimbangan.

Pada proses pembuangan muatan ini, media yang dilalui elektron adalah udara. Pada saat elektron mampu menembus ambang batas isolasi udara inilah terjadi ledakan suara. Petir lebih sering terjadi pada musim hujan, karena pada keadaan tersebut udara mengandung kadar air yang lebih tinggi sehingga daya isolasinya turun dan arus lebih mudah mengalir. Karena ada awan bermuatan negatif dan awan bermuatan positif, maka petir juga bisa terjadi antar awan yang berbeda muatan.

Tak ada yang mengalahkan kekuatan ibu alam. Alam bisa jadi menakutkan bila menunjukkan rupanya yang sebenarnya. Nah, berikut ini merupakan 5 peristiwa sambaran petir terdahsyat yang pernah memakan korban jiwa.

1. Petir menewaskan 93 orang dalam waktu dua hari

Peristiwa ini terjadi di Bihar, India tepatnya pada tahun 2016 pada tanggal 21 dan 22 Juni. Akibat sambaran petir ini setidaknya 56 orang meninggal serta 28 orang lainnya mengalami luka- luka. Petir ini datang ketika terjadi badai. Badai ini juga melanda di negara bagian Uttar Pradesh, Jharkand dan Madhya Pradesh. Di kawasan- kawasan ini setidaknya 37 orang meninggal dunia, sehingga total korban meninggal dunia adalah 93 orang.

Menurut berita yang beredar, sebagian besar korban meninggal adalah petani. Meskipun pada saat itu cuaca sedang buruk dan tidak bersahabat, namun para petani tersebut tetap saja keluar untuk mengurus ladang mereka yang merupakan tempat mencari nafkah. Akibatnya mereka terkena sambaran petir. Berita ini menjadi berita duka nasional.

2. Peristiwa kematian 18 pelajar di kelas akibat sambaran petir

Bencana ini terjadi ketika tahun 2011, tepatnya di Kiryandongo, Uganda. Waktu itu adalah siang hari ketika para pelajar hendak pulang sekolah. Waktu itu hujan turun dan para pelajar tersebut kembali berteduh di kelas dan ditemani oleh seorang guru. Meskipun di dalam kelas, nyatanya petir tetap saja bisa berhasil merembet kepada para pelajar dan juga guru yang berada di dalam kelas tersebut.

Akibat peristiwa ini dikabarkan 19 orang meninggal dunia yakni 18 orang pelajar dan 1 orang guru. Sementara itu 38 pelajar lainnya yag berada di dalam sekolahan mengalami luka- luka. Dari peristiwa ini kita dapat mengambil pelajaran bahwa bangunan sekolah perlu juga dipasang penangkal petir. Dan dari peristiwa ini pula pemerintah Uganda banyak mendapat kritikan karena dinilai tidak mampu menyediakan konduktor penangkal petir di sekolah- sekolah.

3. Satu tim sepak bola meninggal karena tersambar petir

Petir juga pernah menewaskan oarang- orang satu tim sepak bola di Provinsi Kasai, Kongo. Berita ini dilansir dari BBC ketika berlangsung sebuah pertandingan sepak bola antar tim lokal. Petir menyambar saat itu ketika kedudukan tim adalah imbang yakni 1 – 1. Kejadian naas ini terjadi pada tahun 1998. Peristiwa memilukan ini menyimpan sebuah kejanggalan.

Keanehan yang luas biasa menyelimuti peristiwa ini, yakni 11 orang yang mati semua adalah anggota tim tamu. Sementara tim tuan rumah berhasil lolos dari bencana tersebut bahkan tanpa luka yang berarti. Karena kejadian aneh ini, maka peristiwa tersebut kemudian dihubung- hubungkan dengan ilmu hitam dan juga kutukan dimana hal ini masih menjadi sebuah kepercayaan kental pada masa itu.

4. Pesawat jatuh akibat tersambar petir

Peristiwa akibat petir selanjutnya adalah jatuhnya pesawat aibat adanya petir dan membuat 91 orang meninggal dunia. Peristiwa ini menimpa pesawat Peruvian Airline LANSA Flight 508 yang terjadi pada tanggal 24 Desember 1971. Pesawat terbang tersebut terkena sambaran petir dan akibatnya salah satu sayap dari pesawat tersebut terbakar. Karena salah satu sayapnya terbakar maka pesawat ini mengalami ketidakseimbangan hingga kehilangan kendali dan jatuh di hutan Amazon.

Akibat peristiwa ini hanya 1 orang penumpang pesawat yang selamat. Jumlah total penumpang adalah 92 orang dan yang meninggal 91 orang. Korban selamat bernama Juliane Koepcke. Juliane selama berhari- hari mencoba menyusuri sungai di sepanjang hutan Amazon dengan harapan dapat menemukan pemukiman warga. Kemudian Juliane ditemukan oleh sekelompok tukang kayu yang kemudian membawanya ke rumah sakit. Kisah menakjubkan ini diabadikan dalam sebuah film yang berjudul Wings of Hope pada tahun 2000.

5. Petir memicu meninggalnya 3000 orang di Brescia

Selama ini kita mengetahui bahwa petir dapat membunuh orang melalui sambarannya baik langsung maupun tidak langsung. Tidak hanya satu atau jumlah kecil orang saja yang bisa terbunuh karena petir, namun ternyata petir juga bisa menjadi penyebab meninggalnya ribuan orang. Meskipun peristiwa ini tidak terjadi secara langsung. Berita ini diambil dari The Guardian dari Brescia, Italia pada tahun 1769.

Peristiwa ini berawal dari sebuah petir yang menyambar menara gereja St Nazaire. Sambaran petir tersebut kemudian menyambar 100 ton mesiu di brankas yang tersimpan di dalam gedung tersebut. Hal inilah yang memicu ledakan yang kemudian menyebabkan meninggalnya 3000 orang serta menghancurkan seperenam bangunan yang ada di kota.

Itulah beberapa contoh peristiwa yang berhubungan petir dan keganasannya. Kita sebagai umat manusia hanya bisa berserah diri kepada sang Maha Pencipta. Peristiwa- peristiwa yang telah dikemukakan di atas merupakan catatan peristiwa dari penjuru dunia yang merupakan peristiwa yang menggemparkan dan termasuk peristiwa yang memilukan. Banyak peristiwa di sekitar kita terjadi karena petir. Selain yang telah diberitakan di atas, masih banyak sekali peristiwa alam lainnya akibat sambaran petir. Di Indonesia sendiri tidak jarang kita menemukan berita menyedihkan yang berhubungan dengan sambaran petir, dari yang kebakaran hingga yang meninggal. Sekian pembahasan untuk hari ini, terima kasih.