Penemuan Jenis Ikan Paus Terbesar Di Dunia

March 25, 2017 7332 Views

Seperti yang kita ketahui, sebagian besar dari bumi kita ini adalah perairan. Banyak sekali jenis makhluk hidup yang tinggal di dalam air, salah satunya adalah ikan. Kali ini kita akan membahas salah satu jenis dari ikan yang merupakan mamalia paling besar. Mungkin Anda sudah sering mendengar nama binatang tersebut. Paus! Yups,, kali ini kita akan membahas tentang jenis mamalia tersebut.

1. Paus Minke

Ini merupakan paus balin terkecil kedua setelah paus pygmy. Paus Minke jantan memiliki panjang tubuh sekitar 9,1-10,7 m (30 sampai 35 kaki) sedangkan paus Minke betina memiliki panjang tubuh sekitar 8,8-9,8 m (29-32 kaki) lebih panjang daripada jantan. Paus jenis ini memiliki berat sekitar 11 ton. Ini dapat ditemui di belahan bumi utara, yang memiliki pita putih pada setiap siripnya sehingga mudah dibedakan dari paus lainnya.

Tubuh ikan ini berwarna hitam atau abu-abu gelap di atas dan putih dibawah. Paus Minke memiliki 240 dan 360 piring balin disetiap sisi mulutnya. Paus ini bisa bertahan hidup selama 30-50 tahun, bahkan ada yang sampai 60 tahun. Otak paus Minke memiliki sekitar 12,8 miliar neuron neokorteks dan 98,2 glia neokorteks. Paus bernafas tiga sampai lima kali pada interval pendek sebelum menyelam selama 20 menit. Kecepatan maksimum berenang Minke diperkirakan sekitar 38 km/jam.

2. Paus Bryde

Paus Bryde dinamai menurut John Bryde, Norwegia yang membantu untuk membangun stasiun penangkapan paus pertama di Afrika Selatan. Paus Bryde sering terlihat pantai lepas Afrika Selatan, tetapi mereka juga ditemukan di tempat-tempat seperti Meksiko, Karibia, Hawaii dan California. Tinggal di perairan tropis dan subtropis, Paus Bryde berwarna kelabu dapat tumbuh dengan panjang hampir 50 kaki dan berat sampai dengan 25 ton.

3. Paus Kelabu

Ini juga dikenal sebagai ikan paus abu-abu yang bisa mencapai panjang tubuh sekitar 14.9 meter (49 kaki) dengan berat 36 ton dan hidup antara 55 dan 70 tahun. Paus Kelabu dipanggil sebagai iblis ikan karena perilaku mereka yang melakukan perlawanan ketika diburu. Paus kelabu adalah satu-satunya spesies yang masih hidup dari genus Eschrichtius yang merupakan satu-satunya genus yang masih ada dari familia Eschrichtiidae.

Paus kelabu memiliki warna abu-abu gelap. Jenis paus ini pernah menempuh jarak sejauh 22.000 km menyeberangi Samudera Pasifik. Paus abu-abu sering terlihat dengan bekas luka putih di tubuhnya yang tertinggal ketika parasit menempel di tubuhnya. Paus abu-abu rata-rata bisa tumbuh menjadi 36 ton dengan beberapa outlier datang bahkan lebih berat.

4. Paus Sei

Hewan ini merupakan anggota famili Balaenoptiidae terbesar ketiga setelah paus biru dan paus sirip. Paus sei dapat ditemukan di seluruh samudra di dunia. Paus sei menyukai perairan lepas pantai dan cenderung menghindari perairan kutub dan tropis serta perairan yang setengah tertutup. Paus sei bermigrasi setiap tahun dari perairan dingin dan subkutub pada musim panas menuju perairan hangat dan subtropis pada musim dingin, meskipun rute migrasi masih belum diketahui secara pasti.

Paus ini memiliki panjang 20 meter (66 kaki) dengan berat lebih dari 45 ton. Binatang ini mengonsumsi rata-rata 900 kilogram (2.000 pon) makanan setiap hari dengan copepoda, krill dan zooplankton lainnya sebagai makanan pokok. Binatang ini merupakan yang tercepat di antara semua cetacea dan kecepatannya dapat mencapai lebih dari 50 kilometer per jam (31 mil per jam, lebih dari 27 knot) jarak pendek. Nama Paus sei berasal dari bahasa Norwegia yang berarti pollock, spesies ikan yang ada di pantai Norwegia pada waktu yang sama dengan paus Sei.

5. Paus Bungkuk

Paus bungkuk (Megaptera novaeangliae) adalah spesies paus balin. Salah satu spesies rorqual terbesar yang memiliki panjang tubuh sekitar 12-16 m (39-52 kaki) dengan berat sekitar 36.000 kg (79.000 lb). Pus Bungkuk memiliki bentuk tubuh yang khas dengan sirip dada yang panjang dan kepala menonjol. Ditemukan di lautan seluruh dunia, paus bungkuk biasanya bermigrasi hingga 25.000 km (16.000 mil) setiap tahun. Jenis ini memangsa krill dan ikan kecil.

6. Paus Kepala busur

Ini merupakan paus balin bagian dari keluarga Balin dengan Mysticeti. Paus dengan warna gelap kekar tanpa sirip punggung dan dapat tumbuh sampai 20 meter (66 kaki) panjang. Perkiraan berat maksimum spesies ini 136 ton (134 LT; 150 ST), kedua terberat setelah paus biru, meskipun paus kepala busur panjang maksimum kurang dari paus lainnya. Paus ini hidup sepenuhnya di perairan Arktik dan sub-Arktik, tidak seperti paus lain yang bermigrasi untuk mencari makan atau ber-reproduksi. Ia juga dikenal sebagai paus Greenland atau paus Arktik. Paus kepala busur mungkin mamalia yang memiliki usia hidup terpanjang dan binatang yang memiliki mulut terbesar.

7. Paus Sikat

Ini merupakan paus balin yang masuk kedalam genus Eubalaena. Tiga spesies paus sikat diakui dalam genus ini. Terkadang familia Balaenidae dianggap sebagai famili paus sikat. Paus sikat dapat tumbuh sampai 18 meter dengan berat sekitar 100 ton. Paus dengan warna abu-abu ini bisa mencapai panjang sekitar 18 m (59 kaki).

8. Paus Sperma

Paus Sperma atau Paus Kepala Kotak (Physeter macrocephalus) adalah hewan terbesar dalam kelompok paus bergigi sekaligus hewan bergigi terbesar di dunia. Paus ini dinamakan karena bahan putih susu spermaceti yang terdapat pada kepalanya dan pada awalnya dikira sebagai sperma. Kepala Paus Sperma yang besar dan bentuk keseluruhannya yang berbeda, ditambah lagi kemunculannya dalam novel Moby-Dick yang ditulis oleh Herman Mellville membuatnya dikenal sebagai paus arketipe (archetype). Paus sperma tumbuh dengan panjang tubuh sekitar 20.5 meter (67 kaki) dengan berat hingga 56 ton.

9. Paus Sirip

Paus Sirip (Balaenoptera physalus) adalah mamalia laut yang masuk kedalam subordo paus balin. Paus ini merupakan paus terbesar kedua dan binatang terbesar kedua di dunia setelah paus biru. Paus sirip adalah paus yang berpostur panjang dan langsing. Tubuh paus sirip berwarna abu-abu kecoklatan tetapi bagian permukaan bawah lebih terang. Terdapat 2 subspesies: paus sirip utara di Atlantik utara dan paus sirip Antartika di samudera daerah selatan.

Paus ini dapat ditemui di semua samudera utama dunia, dari daerah kutub sampai lautan tropis. Paus ini tidak dapat ditemui di perairan ber-es seperti di Kutub Utara dan Kutub Selatan. Paus ini juga tidak dapat ditemui di perairan kecil yang jauh dari samudera terbuka. Populasi terbesar paus ini ditemukan di perairan hangat dan dingin. Makanan paus ini adalah ikan, cumi-cumi dan crustacea, termasuk mysidacea dan krill. Paus sirip merupakan binatang yang terancam punah. Paus sirip mampu menyelam hingga 1.500 kaki di bawah permukaan laut dengan napas tunggal. Paus ini memiliki panjang tubuh sekitar 27.5 meter (90 kaki) dengan berat mencapai 72 ton.

10. Paus Biru

Ini merupakan mamalia laut yang tergolong dalam subordo paus balin. Paus ini memiliki panjang tubuh sekitar 30 meter (98 kaki) dengan berat sekitar 173 ton dan merupakan hewan terbesar yang pernah diketahui. Paus yang panjang dan ramping ini memiliki bagian belakang (dorsal) yang berwarna abu-abu kebiruan dan bagian depan (ventral) yang lebih terang. Terdapat paling tidak tiga subspesies paus biru: B. m. musculus di Atlantik Utara dan Pasifik Utara, B. m. intermedia di Samudra Selatan, dan B. m. brevicauda (juga disebut paus biru kerdil) di Samudra Hindia dan Samudra Pasifik Selatan. B. m. indica yang hidup di Samudra Hindia mungkin merupakan subspesies lain. Seperti paus balin lainnya, makanan pokok paus biru adalah crustacea kecil yang disebut krill.

Menurut sebuah laporan pada tahun 2002, terdapat sekitar 5.000 hingga 12.000 paus biru di seluruh dunia yang terbagi dalam sedikitnya lima kelompok. Penelitian terkini subspesies paus biru kerdil menunjukkan bahwa perkiraan ini mungkin terlalu rendah. Sebelum berlangsungnya perburuan paus, populasi terbesar berada di Antartika yang jumlahnya kurang lebih sebesar 239.000 (antara 202.000 hingga 311.000).  Saat ini konsentrasi kelompok di Samudra Pasifik Utara bagian timur, Antarktika dan Samudra Hindia jauh lebih rendah daripada angka sebelumnya (kurang lebih 2.000). Terdapat pula dua kelompok lain di Samudra Atlantik Utara dan paling tidak dua kelompok lagi di Belahan Selatan.

Semoga artikel ini bisa menjadi sumber pengetahuan dan bermanfaat ya guys. Makin banyak membaca makin banyak pengetahuan yang bertambah.