Inilah Makanan Teraneh Yang Ada Di Dunia

March 29, 2017 2605 Views

Menikmati kuliner disetiap negara mungkin hal yang sangat menyenangkan. Akan tetapi apakah Anda akan menikmati hal tersebut jika Anda disajikan dengan makanan yang aneh dan belum pernah sama sekali Anda makan. Nah, kali ini kita akan membahas tentang makanan aneh yang mungkin belum pernah Anda lihat.

1. Rocky Mountain Oyster

Rocky Mountain Oyster juga dikenal sebagai tiram padang rumput di Kanada, merupakan hidangan yang terbuat dari testis banteng, babi atau domba. Organ ini biasanya digoreng dengan dilapisi tepung, merica dan garam. Makanan ini paling sering disajikan sebagai hidangan pembuka dengan saus koktail.

2. Coconut Tree Grubs

Ini merupakan Larva ngegat yang hidup di dalam pohon, banyak ditemui di Asia Tenggara. Di Vietnam Selatan, binatang ini dimakan secara hidup-hidup dengan menggunakan saus cabe. Orang itu meyakini bahwa binatang ini memiliki rasa manis seperti buah kelapa.

3. Hákarl

Hákarl atau kæstur hákarl(kata dari Islandia untuk “hiu”) adalah makanan dari Hiu Greenland yang telah difermentasikan selama beberapa minggu di bawah bebatuan dan digantung selama hingga tiga bulan. Hákarl memiliki rasa yang khas dan memiliki bau amonia serta rasa ikan yang sangat kuat. Fermentasi dilakukan dengan tujuan mengurangi racun yang terkandung di dalam ikan yang hidup di perairan dingin.

4. Haggis

Ini merupakan adonan yang terbuat dari jeroan domba yang dicincang bersama dengan bawang merah, oat, suet, rempah-rempah, garam, yang dicampur dengan sedikit kaldu, dibungkus dengan lambung domba lalu direbus dengan temperatur di bawah titik didih air selama tiga jam. Haggis modern biasanya dibungkus dengan bahan selain lambung. Larousse Gastronomique menjelaskan bahwa meski makanan ini bukan berasal dari bahan yang “terlihat menyenangkan”, namun rasanya cukup gurih. Haggis merupakan makanan nasional Skotlandia dan menjadi sajian utama saat jamuan Burns (Burns supper). Haggis yang dibungkus dengan lambung domba memiliki harga yang lebih mahal dibanding dengan haggis yang dibungkus dengan bahan lain.

5. Mata Tuna

Mata tuna dapat Anda temukan di sebagian besar toko Jepang. Ternyata rasanya sedikit mirip dengan rasa cumi-cumi dan bola mata ikan dikelilingi oleh lemak dan juga otot yang membuat rasanya menjadi sangat lezat.

6. Casu Marzu

Casu Marzu juga sering disebut sebagai keju busuk di Sardinia. Hal ini juga dikenal sebagai keju belatung karena terbuat dari susu domba tradisional dan larva serangga. Casu marzu dibuat dari keju Pecorino, keju Italia yang terbuat dari susu domba. Keju ini dijemur di bawah sinar matahari. Kemudian lalat-lalat Piophila casei datang dan bertelur di keju tersebut. Telur-telur itu kemudian menetas dan mengeluarkan belatung yang mencerna keju Pecorino tersebut. Belatung-belatung tersebut memproduksi enzim yang melakukan proses fermentasi dan menyebabkan lemak dalam keju membusuk. Terkadang kulit keju Pecorino dipotong dan belatung-belatung yang sudah menetas dimasukkan ke dalam keju. Hal ini mempercepat proses pembuatan casu marzu. Belatung-belatung hidup terdapat pada keju yang sudah matang dan siap dimakan.

7. Balut

Ini adalah makanan khas di Filipina yang banyak dijajakan di pinggir jalan dan juga dijual di kantin makanan dan mini market. Balut merupakan telur bebek yang sudah berisi embrio. Di Filipina, balut idealnya berumur 17 hari. Pada usia ini, anak bebek belum cukup dewasa untuk menunjukkan paruh, bulu, atau cekernya. Tulangnyapun belum berkembang. Sementara itu, orang Vietnam lebih suka balut berusia 19-21 hari. Bentuk bebeknya mulai kelihatan, tulangnya keras namun menjadi empuk setelah dimasak.

8. Cuy Bien

Cuy Bien adalah hidangan tradisional dan bagian hidangan utama di Peru. Ini merupakan marmut panggang yang diyakini memiliki protein yang tinggi dan sangat rendah lemak. Mereka meyakini cuy bien memiliki rasa yang sangat berbeda dari sejumlah daging lainnya.

9. Fugu

Ini merupakan makanan yang terkenal di Jepang. Makanan ini bisa jadi mematikan jika disajikan secara tidak benar. Hanya koki yang sudah berpengalaman yang diperbolehkan untuk menangani ikan buntal tersebut.

10. A Ping (Tarantula Goreng)

Bagi Anda pecinta kuliner ekstrem, rasanya belum lengkap jika tidak mencicipi kuliner unik khas Kamboja ini, A Ping. A Ping adalah hidangan berupa tarantula yang digoreng. Bagaimana ceritanya tarantula menjadi menu makanan di Kamboja ya? Ternyata, pada tahun 1960-an, saat pasukan Khmer Merah masuk ke Kamboja, terjadi kekurangan pangan besar-besaran. Orang-orang harus mulai mencari cara kreatif untuk bertahan hidup dan mereka memilih menggoreng tarantula untuk makanannya.

Saat ini A Ping adalah hidangan yang populer dijual di pinggir jalan. Cara pengolahannya adalah dengan mencampurkan tarantula dengan bumbu penyedap lalu dilapisi dengan tepung dan digoreng dalam minyak yang banyak. Rasanya? Banyak yang mengatakan rasa makanan ini cukup hambar namun renyah pada bagian luar. Justru bagian terbaiknya adalah bagian perutnya yang terasa sedikit asin.

11. Sashimi Frog

Tidaklah mudah kembali ke alam, khususnya di Tokyo. Di restoran tertentu di kota itu, banyak yang menganggap makan jantung kodok yang masih berdenyut adalah merupakan kenikmatan. Di depan pelanggan yang beruntung, seorang juru masak sushi memotong katak yang masih hidup dan memberikan jantungnya yang masih berdenyut pada si pelanggan untuk dimakan secara langsung. Tubuh sang katak kemudian diiris-iris dan dihidangkan mentah bersama seafood.

12. Escamoles

Escamoles adalah telur dari semut hitam raksasa Liometopum, yang membuat sarang pada akar tumbuhan maguey dan agave. semut ini sangat berbisa. Rasa escalamoles seperti mentega dan sedikit rasa kacang. Sehingga jika anda berada di Meksiko, anda mungkin memakannya tanpa menyadari bahwa kau sedang memakannya, dalam campuran taco misalnya.

Jika Anda merasa penasaran dan ingin mencoba sajian makanan diatas, Anda bisa pergi berlibur ke tempat yang menyajikan makanan tersebut.