Keju, Salah Satu Bahan Makanan Paling Populer Di Dunia

January 3, 2018 5056 Views

Keju, satu lagi hal yang tidak bisa dilepaskan begitu saja dari dunia kuliner. Bagi para penikmat kuliner, keju bukan lagi sesuatu yang terdengar asing, karena pada masa sekarang ini keju seakan-akan menjadi bahan yang sangat dibutuhkan dalam pengolahan makanan yang tentunya akan menambah cita rasa pada suatu olahan makanan.

Tidak hanya digunakan pada makanan yang gurih, keju juga disajikan untuk campuran makanan yang manis. Kita ambil saja contoh pada martabak manis. Pada makanan ini, keju dijadikan toping yang sangat nikmat karena dipadukan dengan manisnya martabak. Hal itu membuktikan bahwasannya keju ini sangat berpengaruh besar pada perkembangan pengolahan makanan yang ada di dunia.

Pada artikel kali ini, rasanya akan sangat menarik jika kita mengambil topik pembahasan mengenai keju ini. Untuk itu, yuk kita simak ulasan mengenai keju berikut ini.

Apa Itu Keju

Keju merupakan produk makanan yang umumnya dibuat dari susu sapi dengan cara mengkoagulasi protein susu, kemudian memisahkan dan memadatkannya. Koagulasi atau penggumpalan susu terjadi karena adanya penggumpalan kasein yang terdapat pada susu. Koagulasi susu dapat dipengaruhi oleh 3 macam koagulan yaitu koagulan asam dan garam, serta koagulan enzim.

Berdasarkan informasi yang ada di wikipedia, Keju adalah sebuah makanan yang dihasilkan dengan memisahkan zat-zat padat dalam susu melalui proses pengentalan atau koagulasi. Proses pengentalan ini dilakukan dengan bantuan bakteri atau enzim tertentu yang disebut rennet. Hasil dari proses tersebut nantinya akan dikeringkan, diproses, dan diawetkan dengan berbagai macam cara.

Dari sebuah susu dapat diproduksi berbagai variasi produk keju. Produk-produk keju bervariasi ditentukan dari tipe susu, metode pengentalan, temperatur, metode pemotongan, pengeringan, pemanasan, juga proses pematangan keju dan pengawetan. Umumnya, hewan yang dijadikan sumber air susu adalah sapi. Air susu unta, kambing, domba, kuda, atau kerbau digunakan pada beberapa tipe keju lokal.

Makanan ini dikenal di seluruh dunia, namun diduga pertama kali dikenal di daerah sekitar Timur Tengah. Meskipun tidak dapat dipastikan kapan keju pertama kali ditemukan, menurut legenda keju pertama kali ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang pengembara dari Arab.

Keju memiliki hampir semua kandungan nutrisi pada susu, seperti protein, vitamin, mineral, kalsium, dan fosfor namun juga lemak dan kolesterol yang dapat menyebabkan masalah kesehatan apabila dikonsumsi secara berlebihan. Besaran kandungan lemak dalam keju tergantung pada jenis susu yang digunakan. Keju yang dibuat dengan susu murni atau yang sudah ditambah dengan krim memiliki kandungan lemak, kolesterol dan kalori yang tinggi. Keju sangat bermanfaat karena kaya akan protein, terutama bagi anak kecil karena mereka membutuhkan protein yang lebih banyak dibandingkan orang dewasa.

Jenis – Jenis Keju Yang Paling Terkenal

Tentunya kita semua tahu kalau ada banyak sekali jenis keju yang ada di dunia ini. Tapi, ada beberapa jenis keju yang sangat terkenal di dunia. Berikut ini telah dirangkum apa saja jenis keju yang terkenal di dunia :

  • Gouda

Nama Gouda merupakan nama keju yang berasal dari negeri kincir yaitu Belanda. Lebih tepatnya, nama keju ini dinamakan sesuai dengan kota asal keju ini dibuat yakni kota Gouda. Keju yang terkenal dari Belanda ini paling bagus dikonsumsi setelah disimpan selama 1 tahun dan paling cepat adalah 4 minggu.

Keju Gouda adalah keju semi keras yang terbuat dari susu sapi pilihan. Rasanya sangat ringan dan juga lembut di mulut. Gouda yang disimpan lebih lama dapat memiliki rasa garing. Gouda merupakan keju jenis cocok merupakan keju yang cocok digunakan sebagai salad atau ditaburi di atas makanan khas Belanda yaitu casseroles.

  • Brie

Dibuat dari susu sapi dan memiliki tekstur yang lembut, inilah keju Brie. Brie adalah keju asli yang berasal dari Perancis. Keju Brie memiliki warna yang pucat dengan sedikit abu-abu di bagian bawah keju. Jika dimakan, keju Brie memiliki rasa yang hambar. Rasa hambar ini yang membuat Brie menjadi keju unik yang wajib kamu coba.

Untuk membuat keju Brie, digunakan susu sapi khusus yang telah dihilangkan kandungan lemaknya. Keju brie sangat cocok dikonsumsi bersamaan dengan buah, kacang, dan roti. Tapi ada beberapa orang yang memakan Brie bersamaan dengan champagne, anggur, dan juga bir. Dan rasanya luar biasa.

  • Stilton

Jika kamu pergi ke Inggris, kamu akan dengan mudah menemukan keju Stilton. Keju ini menjadi keju yang pembuatannya harus dilakukan secara khusus. Hanya 3 daerah di Inggris yang boleh memproduksi keju ini. Ketiga daerah tersebut adalah Derbyshire, Leicestershire, dan Nottinghamshire.

Keju Stilton dibagi menjadi 2 yaitu yang berwarna biru dan putih. Keju Stilton warna biru memiliki karakteristik rasa dan aroma yang jauh lebih kuat dari keju Stilton putih. Nama Stilton diambil dari sebuah desa tempat asal keju ini ditemukan yakni Stilton. Pertama kali ditemukan oleh seorang pria bernama Cooper Thornhill pada tahun 1730. Stilton dibuat dari susu sapi yang sudah disterilisasi dan dikentalkan.

  • Danablu

Danablu atau yang bisa disebut juga dengan Danish Blue Cheese adalah keju yang harus kamu coba yang berasal dari negara Denmark. Meski berasal dari Denmark, keju jenis ini merupakan keju yang sangat populer di Amerika Utara. Keju Danablu adalah salah satu keju yang memiliki rasa cukup kuat. Dibuat dari susu sapi, tekstur keju ini cukup lembut dengan warna putih sampai kuning, sedikit lembab, dan kulitnya bisa dimakan.

Danablu ditemukan pertama kali di abad ke-20 oleh seorang pembuat keju terkenal asal Denmark yang bernama Marius Boel. Awalnya Boel ingin membuat keju tiruan dari Roquefort, tapi ternyata hasil keju buatannya menciptakan keju jenis baru yang dinamakan Danablu. Rasa kejunya yang cukup asin membuat keju ini cukup unik dibandingkan dengan keju lain.

  • Roquefort

Memiliki rasa yang kuat di setiap gigitan ditambah dengan warna birunya yang unik, kamu harus mencoba keju jenis Roquefort ini. Rasanya menggambarkan seperti lautan, asin dan kuat, tapi tetap terasa lembut di mulut. Roquefort bisa membuat siapapun jatuh cinta dengan rasa khas dari keju satu ini.

Roquefort ini adalah keju khas asal negeri Perancis. Jika keju biasa dibuat dari susu sapi, Roquefort dibuat dari bahan susu domba. Diperkirakan butuh waktu minimal 5 bulan untuk bisa menikmati rasa asin dari keju Roquefort. Warna biru yang terdapat pada keju berasal dari jamur jenis Penicilluim Roquefort.

  • Cheddar

Di Indonesia, keju Cheddar sudah sangat sering ditemukan. Keju ini sering digunakan pada sandwich, burger, dan juga ketika menanggang daging. Dengan tekstur yang lembut, creamy, dan rasanya yang ringan, tidak heran keju cheddar disukai oleh banyak orang. Umumnya keju Cheddar berwarna kuning terang tapi ada juga yang berwarna putih.

Cheddar ditemukan di kota Somerset, Inggris dan terbuat dari bahan susu sapi. Tidak ada batas waktu untuk mengkonsumsi keju Cheddar. Tapi para pecinta keju mengatakan bahwa lebih baik memakan keju Cheddar yang telah berumur minimal 1 tahun.

  • Mozzarella

Apa kamu pernah bertanya-tanya, kenapa pizza bisa beigtu enak? Pizza yang merupakan salah satu makanan khas dari Italia bisa seenak itu ternyata menggunakan salah satu jenis keju yang bernama Mozzarella. Tentu saja, keju Mozzarella ini juga berasal dari negara yang sama yaitu Italia.

Mozzarella merupakan keju lezat asal Italia yang terbuat dari susu sapi atau juga kerbau air. Keju inilah yang menjadi kunci kelezatan pizza. Mozzarella memiliki tekstur lembut dan rasa yang tidak terlalu tajam. Sebagai catatan, Mozzarella lebih enak dimakan ketika dilelehkan daripada masih berbentuk bulat.

  • Parmigiano-Reggiano

Parmigiano-Reggiano adalah keju keras asal Italia. Jika ada sejumlah orang yang menyebut keju ini dengan nama Parmesan, tidak perlu bingung karena keduanya adalah jenis keju yang sama. Perdagangan keju jenis ini ternyata diatur dalam undang-undang perdagangan yang ada di Eropa. Jadi, penjualannya tidak boleh sembarangan.

Terbuat dari susu sapi, nama Parmigiano-Reggiano diambil sesuai dengan daerah tempat asal keju ini dibuat, yakni Parma, Reggio, Emilia, Bologna, Modena, dan Mantua. Jadi hanya di daerah tersebut yang bisa menggunakan nama produk Parmigiano-Reggiano. Keju jenis ini merupakan keju yang sempurna digunakan pada salad dan pasta. Semakin keras bentuk keju, semakin asin pula rasanya.

  • Emmental

Dibutuhkan waktu selama 4 bulan agar keju ini bisa mengeluarkan rasa terbaiknya. Keju jenis Emmental ini memiliki rasa manis yang gurih yang bisa membuat mulut tidak bisa berkata-kata. Berasal dari Swiss, Brie adalah keju asli yang terbuat dari susu sapi yang tinggal di pegunungan Alpen.

Lubang yang terdapat pada keju Emmental berasal dari gas karbon dioksida yang diciptakan oleh bakteri Propionibacterium freudenreichii. Berwarna kuning, keju ini sangat cocok digunakan untuk makanan fondue dan casseroles.

  • Halloumi

Jika ingin mencoba keju yang unik, keju Halloumi adalah keju yang tidak boleh untuk kamu lupakan. Keju satu ini termasuk keju yang cukup unik karena dibuat dari campuran susu kambing, domba, dan kadang susu sapi. Karena memiliki titik leleh tinggi membuat keju ini sangat sulit untuk dilelehkan.

Keju asli Siprus ini cukup populer di daerah Inggris, Levant, Yunani, dan Turki. Cara terbaik untuk memakan keju Halloumi adalah dengan memotong tipis dan menggorengnya di penggorengan. Bagian luar keju perlahan akan berubah menjadi gurih. Jika dipotong lebih tebal, bisa membuat bagian dalam keju hampir meleleh. Sangat cocok digunakan untuk salad karena rasa asinnya yabg kuat.

Manfaat Keju Bagi Kesehatan

Selain rasanya dan juga kegunaannya untuk mengolah makanan, keju ternyata juga sangat bermanfaat bagi kesehatan. Penasaran? Berikut ini adalah beberapa manfaat yang akan kamu dapatkan jika kamu mengkonsumsi keju :

  • Kesehatan Gigi: Keju sangat-sangat tinggi kandungan kalsium, yang pertama dan terpenting dibutuhkan untuk gigi yang kuat. Selain itu, keju sangat rendah kadar laktosa. Semakin tua keju, semakin rendah kadar laktosa. Laktosa adalah bentuk lain dari gula (glukosa, maltosa atau laktosa) , yang umumnya bisa merugikan gigi.
  • Kesehatan Tulang: Selain memiliki kandungan kalsium yang sangat tinggi, keju juga kaya akan vitamin B, yang sangat baik untuk anak-anak, perempuan (terutama untuk hamil dan menyusui) dan orang tua (baik juga bagi orang dewasa), untuk pembentukan dan penguatan tulang dan tulang rawan. Vitamin B juga berguna untuk membantu penyerapan dan peredaran kalsium.
  • Osteoporosis: Osteoporosis adalah penyakit pengeroposan tulang, terutama disebabkan karena kekurangan kalsium, yang mengakibatkan penurunan kepadatan tulang. Terutama hal ini terlihat pada wanita yang mengalami menopause, orang tua dan anak-anak yang menderita gizi buruk. Penyakit tulang keropos ini dapat diobati dengan protein, kalsium dan vitamin. Hanya kalsium saja tidak akan banyak membantu, karena masalahnya penyerapan kalsium masih membutuhkan peran nutrisi lain untuk pembentukan tulang. Dan banyak nutrisi yang saling mendukung banyak ditemukan dalam keju. Jadi, keju bisa menjadi bagian yang ideal dari diet osteoporosis.
  • Menambah Berat Badan: Keju merupakan makanan yang sangat baik untuk menambah berat badan, cocok bagi orang kurus yang ingin gemuk. Ini karena keju penuh protein, lemak, kalsium, vitamin dan mineral. Kamu butuh protein untuk otot, lemak untuk lemak, kalsium untuk tulang yang lebih berat dan lebih kuat, serta vitamin dan mineral untuk metabolisme tubuh yang lebih baik. Kamu hanya perlu untuk makan banyak keju, melakukan latihan dan tidur nyenyak.
  • Manfaat keju lainnya: Keju mengandung Konjugasi Asam Linoleic dan sphingolipids yang membantu mencegah kanker.Keju juga berisi banyak vitamin B yang berkembang di dalamnya selama fermentasi. Vitamin B sangat baik untuk menjaga banyak fungsi dalam tubuh, dan juga untuk perlindungan terhadap penyakit seperti Beri-beri. Keju juga meningkatkan pembentukan sel darah, memperkuat hati, memfasilitasi penyerapan nutrisi dalam tubuh.

Fakta Unik Mengenai Keju

Setelah mengetahui manfaat dari keju dan juga jenis jenis keju, mungkin sekarang saatnya juga bagi kamu untuk mengetahui fakta menarik yang ada tentang keju. Berikut ini telah dirangkum fakta-fakta tersebut :

  • Amerika Serikat adalah negara penghasil keju terbanyak

Berdasarkan data pada tahun 2006, Amerika Serikat menghasilkan sekitar 30% keju di dunia. Hampir sebanyak 4 juta metrik ton. Keju sebanyak itu bisa memberi makan setiap orang di dunia, termasuk anak-anak, keju seberat 2,2 pon setiap hari.

  • Keju paling mahal berasal dari Swedia

Keju yang paling mahal terbuat dari susu tiga rusa Amerika yang bernama Gullan, Haelga, dan Juna yang hidup di peternakan Bjursholm, Swedia. Rusa-rusa ini jinak, tidak seperti kebanyakan rusa Amerika. Walaupun begitu, membutuhkan waktu setidaknya dua jam untuk memerah susu mereka, dan itu hanya bisa dilakukan dalam bulan tertentu. Keju yang terbuat dari susu rusa ini dijual seharga USD 500 per pon.

  • Prancis bukan negara yang mengonsumsi keju terbanyak

Berdasarkan survei pada tahun 2003, negara yang paling banyak mengonsumsi keju adalah Yunani. Mereka memakan 60,6 pon keju setiap hari. Sementara Perancis ada di tingkat kedua dengan jumlah konsumsi sebanyak 52,9 pon keju per orang.

  • Keju terpopuler di dunia adalah Keju Cheddar

Walaupun nama Cheddar datang dari wilayah kecil dengan nama yang sama di Somersetshire, Britania Raya, Cheddar juga nama sebuah proses pembuatan keju yang dapat dibuat dimana pun di seluruh dunia. Sekitar 8,8 pon keju Cheddar dikonsumsi setiap tahunnya oleh tiap wilayah di Amerika Serikat.

  • Keju yang terbuat dari air susu manusia

Le Petit Singly adalah sebuah peternakan kecil di Perancis yang membuat keju dari air susu manusia. Para pembuatnya mengklaim bahwa keju ini kaya akan vitamin dan terasa seperti hazelnut.

Nah, mungkin itu saja yang bisa saya jelaskan mengenai keju pada artikel kali ini. Apakah kamu termasuk salah satu pecinta keju? Jika iya, semoga artikel kali ini bermanfaat ya.