Lilith, Wanita Yang Terbang Dalam Kegelapan

June 3, 2017 8974 Views

Mungkin nama lilith bukanlah hal yang asing bagi anda. Di beberapa sumber dia digambarkan sebagai setan, di lain dia adalah ikon yang menjadi salah satu dewa paling gelap dari orang-orang kafir. Lilith adalah salah satu roh wanita tertua di dunia. Akarnya berasal dari Epik Gilgames yang terkenal, tapi dia juga dijelaskan dalam Alkitab dan Talmud. Dalam tradisi Yahudi, dia adalah setan yang paling terkenal, namun di beberapa sumber lain dia muncul sebagai wanita pertama yang diciptakan di Bumi.

Menurut sebuah legenda, Tuhan membentuk Lilith sebagai wanita pertama. Dia melakukannya dengan cara yang sama seperti dia menciptakan Adam. Satu-satunya perbedaan adalah bahwa di tempat debu murni, dia juga menggunakan kotoran dan residu. Secara tradisional Lilith berarti “malam” dan dia berhubungan dengan atribut yang memiliki aspek spiritual dari sensualitas dan kebebasan, tapi juga teror.

Iblis Kuno Bangsa Sumeria

Nama Lilith berasal dari kata Sumeria “lilitu”, yang berarti roh angin atau iblis perempuan. Lilith disebutkan dalam catatan XII Epik Gilgames, sebuah puisi terkenal tentang Mesopotamia kuno kira-kira sekitar c. 2100 SM. Catatan ditambahkan ke teks asli beberapa saat kemudian, c. 600 SM, dalam terjemahan Asyur dan Akkadia kemudian. Dia muncul dalam sebuah cerita magis, dimana dia mewakili cabang-cabang pohon. Dia digambarkan dengan setan lain, namun para peneliti masih berdebat jika dia adalah iblis atau dewi gelap. Pada saat yang sama, dia muncul di sumber-sumber awal Yahudi, jadi sulit untuk mengetahui siapa yang pertama kali menyebutkannya. Namun, jelas bahwa sejak awal keberadaannya dalam teks-teks itu, dia terkait dengan ilmu sihir Sumeria.

Di Talmud Babel, Lilith digambarkan sebagai roh gelap dengan seksualitas yang tidak terkendali dan berbahaya. Dia dikatakan telah membuahi dirinya sendiri dengan sperma pria untuk menciptakan setan. Dia diyakini sebagai ibu dari ratusan setan. Lilith dikenal dalam budaya orang Het, Mesir, Yunani, Israel,dan juga Romawi. Di kemudian hari, dia bermigrasi ke utara Eropa. Dia mewakili kekacauan, seksualitas dan dia telah mengatakan telah memberi mantra pada orang-orang. Legendanya juga terkait dengan cerita pertama tentang vampir.

Lilith Isteri yang Melarikan Diri

Pada abad ke-9 atau ke-10, koleksi legenda yang berjudul Alfabet Ben Sira mengacu pada cerita awal tentang istri Adam dan penggandaan Adam dengan setan dan memutar sebuah cerita yang rumit dimana Lilith adalah istri pertama Adam. Jadi siapakah Lilith sebenarnya? Dan apakah benar bukan hawa yang pertama menjadi istri Adam? Dalam teks abad pertengahan Alphabet of Sirach (Alphabet of ben Sirach, 700 SM s/d 1000 SM ), Lilith diciptakan setara dengan Adam, sama-sama berasal dari tanah dan bukan dari tulang rusuk Adam seperti Hawa.

Saat itu Lilith yang berpasangan dengan Adam selalu menolak permintaanya, ketika Adam meminta Lilith untuk posisi dibawah saat mereka melakukan hubungan seks. Lilith yang menganggap sederajat dengan Adam protes berat, dia hanya mau melakukannya jika dia berada di posisi atas. Namun entah bagaimana caranya, suatu hari Adam berhasil menyetubuhi Lilith dan semenjak itu Lilith yang dalam keadaan hamil muda pergi meninggalkan Adam sendirian. Lilith pun akhirnya pergi dari surga dan tinggal di laut merah. Adam yang sudah ditinggal lama oleh Lilith akhirnya mengeluh kepada Tuhan tentang perbuatan Lilith. Ia berkata, “Yang maha kudus, Penguasa alam semesta, wanita yang kau berikan kepadaku kini telah melarikan diri dariku”.

Akhirnya Tuhan mengirimkan tiga malaikat bernama Snvi, Snsvi, dan Smnglof (Senoy, Sansenoy dan Semangelof) untuk menjemput kembali Lilith ke surga. Namun sesampainya di Laut merah tempat Lilith tinggal. Ia menolak untuk dibawa pulang ke pangkuan adam. Ketiga malaikat itu pun murka dan mengancam akan membunuh anak-anak Lilith satu persatu setiap hari. Dengan angkuh Lilith menjawab mereka, Tidak tahukah kalian kalau aku diciptakan untuk membawa penyakit mematikan pada anak-anak manusia. Setiap bayi laki-laki yang dilahirkan aku berkuasa atas hidupnya selama 8 hari dan untuk bayi perempuan aku berkuasa atas dirinya selama 20 hari.

Jadi kalau kalian ingin membunuhnya, lakukan saja sekarang, itu malah meringankan tugasku, ucap Lilith. Akhirnya ketiga malaikat itu kalah berdebat dan pulang dengan tangan hampa. Itulah sebabnya, bayi yang lahir dalam tradisi agama yahudi, harus disunat ketika umur mereka genap mencapai 8 hari. Di masa hari-hari tersebut konon roh jahat Lilith akan menebarkan wabah penyakit bagi para bayi baru lahir yang tidak dilindungi jimat atau yang tempat tidurnya tidak ditulis nama-nama malaikat.

Vampir yang Kekal Abadi

Kisah lain menyebutkan bahwa lilith adalah seorang vampire pertama yang pernah ada sepanjang sejarah. Karena lilith merupakan wanita yang memangsa dengan menghisap para darah bayi dan para wanita. Namun sebagai penghisap darah, ia mempunyai kedudukan yang lebih tinggi daripada Vampire, yaitu hidup kekal abadi. Sedangkan vanpire akan tetap bertahan hidup jika ia menghisap darah makhluk hidup lainnya.

Cerita mengenai Lilith ini memang dihadirkan dalam berbagai versi yang membingungkan. Karena itulah wanita ini disebut sebagai wanita yang paling misterius dan berbahaya. Karena wanita ini adalah wanita yang sulit sekali ditebak jalan pikirannya. Dan sosoknya selalu menjadi pro dan kontra oleh semua pihak dari jaman dahulu sampai pada saat zaman modern ini.