Mengetahui Berdirinya Istana Kepresidenan Bogor

December 5, 2016 1596 Views

Bogor adalah salah satu kota yang dekat dengan jakarta. Bogor juga merupakan kota dengan penduduk yang tidak terlalu padat di Banding Jakarta. Serta Kota Bogor juga salah satu kota dengan suhu yang termasuk sejuk. Asli dari penduduk kota Bogor adalah Sunda.

Selain jakarta yang memiliki Ikon terkenal, Kota Bogor juga memiliki Ikon yang sangat terkenal Yaitu Istana Bogor. Istana Bogor adalah Rumah Kepresidenan yang terletak di jantung Kota Bogor dengan halaman yang sangat luas serta pemandangan indah juga serta beberapa ekor  Rusa yang di pelihara. Istana Bogor juga merupakan salah satu Istana Kepresidenan yang terbesar dari 6 Istana kepresidenan yang ada di Indonesia.

Dalam sejarah, Sekitar tahun 1954, Istana Bogor sebagai tempat pertemuan politik antara Ali Sastroamidjojo dengan perdana menteri Indonesia. Dan pada tahun berikutnya, Istana Bogor menjadi tujuan pertemuan saat Konfrensi AsiAfrika.

Sekitar tahun 1994, Istana Bogor juga sebagai tempat pertemuan kerja sama asia pasifik dan juga banyak di Kunjungi oleh beberapa tokoh-tokoh negara yang terkenal seperti Menteri Singapura yang bernama Lee Hsien Loong dan perdana menteri kepulauan solomon yang bernama Gordon Darcy Lilo.

Selain itu, Istana Bogor juga sebagai saksi dari penandatanganan Deklarasi Bogor yang di lakukan sekitar tahun 1994 serta penandatanganan Surat Kontroversial selama 31 tahun masa jabatan Soeharto sebagai Presiden ke-2 Indonesia.

Saat di bawah kepemimpinan Sokarno, Istana Bogor memiliki banyak Kamar yang masih ada  dan masih asli termasuk ruangan pribadi presiden pertama Indonesia.

Berdasarkan pernikahan Soekarno dengan Istrinya yang bernama Hartini pada tahun 1953, Soekarno sering menghabiskan sebagian waktunya di Bogor dan juga sering mengadakan Tari Keroncong yang menjadi kesukaannya di Istana Bogor.

Hingga sekarang, Istana Bogor masih menyimpan peninggalan Soekarno termasuk ruang kantornya yang tidak pernah digunakan oleh Presiden lain. Selain itu, Pada masa kekuasaan Soekarno, Ia sering menerima oleh-oleh dari berbagai Tokoh-Tokoh terkenal.

Pada pintu masuk Istana Bogor, terdapat patung yang di berikan oleh Presiden Yugoslavia Tito. Termasuk beberapa lukisan Konstantin Egorovich Makowsky dan Basuki Abdullah yang diberikan oleh pelukis Indonesia terkenal.

Pada masa kepresidenan Soekarno, Soekarno memiliki seorang juru masak yang bernama Januar menyatakan bahwa Soekarno sangat senang berjalan di kebun yang ada di Istana Bogor. Pada kebun Istana Bogor yang memiliki 3 pohon beringin tertulis 3 anak soekarno seperti Guruh, Taufan dan Bayu yang masih ada sampai sekarang.

Istana Bogor sering digunakan sebagai tempat tinggal Thomas Stamford Raffles yang berasal dari Inggris yang pada saat itu di angkat sebagai Gubernur di Jawa. Pada samping Istana Bogor, Thomas meletakkan beberapa pohon kecil hingga sampai sekarang menjadi kebun. Selain metetakkan kebun pada Istana Bogor, Thomas juga mendatangkan 6 pasang Rusa untuk Istana yang berasal dari Nepal dan India.

Berdasarkan waktu, Istana Bogor telah banyak mengalami perubahan bentuk karena perang Banten sekitar tahun 1750 hingga 1754 yang mengakibatkan kerusakan Istana Bogor serta kerusakan yang di sebabkan oleh gempa bumi yang terjadi sekitar 1834. Dan sekitar tahun 1850, Istana Bogor hancur dan kemudian kembali di bangun dengan Wujud yang baru.

Selama Indonesia berperang dengan jepang, Istana Bogor ini di gunakan sebagai Markas Tentara jepang dan juga sebagai tempat tahanan. Pada kekuasaan jepang, Istana Bogor ini memiliki tekstur yang berwarna hitam dan dengan beberapa barang berharga di bawa oleh jepang.