Terkenalnya Seni Dan Budaya Lampung

December 16, 2016 3592 Views

Lampung adalah salah satu kota yang memiliki nilai Budaya yang sangat tinggi. Berdasarkan warisan prasejarah, Lampung merupakan tempat penemuan Drum yang terbuat dari perunggu serta patung-patung leluhur jaman Megalitik.

Pada awal abad pertama, Hindu yang masuk ke Indonesia memberi pengaruh pada kerajaan Sriwijaya dengan mewariskan kebudayaan Hindu di Lampung yang dilanjutkan pada kerajaan Majapahit. Bahkan sampai sekarang, Komunitas Hindu dan Buddha masih terasa di Lampung seperti upacara Tradisional.

Lampung dikenal sebagai perkebunan Lada yang memancing perhatian para pedagang yang berasal dari luar daerah. Itu sebabnya, Lampung memiliki berabagi jenis Budaya yang berasal dari luar daerah Lampung seperti Minagkabau, Malaya, Palembang, Jawa dan Banten.

Berdasarkan Sejarah dan kepercayaan kuno, Kekuatan supranatural yang berasal dari Mahkluk dan roh leluhur yang disebut sebagai Gali gasing yang berdasarkan kepercayaan Raksasa surga yang memakan Bulan dan Satatuha adalah harimau yang berasal dari roh leluhur.

Peninggalan budaya Hindu lain yang tersisa hingga kini sebagai bentuk Puisi yang menceritakan tentang Rama dan Shinta Kemudian Puisi ini diubah oleh pengaruh Islam serta cerita Kuno yang lain yang berisi cerita Hewan dan acara Lokal dengan Unsur-unsur yang mengandung pendidikan dan Sejarah.

Cerita sejarah yang disebutkan menjadi sumber drama dalam panggung seperti legenda Raden Jambat yang diceritakan oleh dalang dengan meniru gerakan dan kata-kata yang menggunakan Wayang Kulit.

Berbagai upacara adat di daerah Lampung sering diikuti dengan berbagai kegiatan dalam bidang Seni yang mengakibatkan Seni tradisional Lampung sering dilakukan pada upacara pernikahan, Penyambutan tamu dan lain sebagainya. Sudah tentunya Sini yang terkenal dari lampung ini dilengkapi dengan iringan Musik seperti Kelintang Lampung atau Talo dan Rebana yang peserta seni dengan memakai Baju tradisional. Tarian atau seni yang terkenal di Lampung adalah Tari Ngambai atau sambai yang ditampilkan untuk menghormati Tamu, Tari Kipas, Tari Seruping dan tari Piring.

Selain tarian klasik, Ada tarian baru yang didasarkan pada pola Tradisional meskipun tidak sama persis dengan tarian Klasik. Tarian baru seperti Tari sembah, Tari manjau, Tari sebambangan, Tari sorai dan Tari serumpun.