Tertawa, Aktifitas Yang Menyehatkan Namun Juga Bisa Membahayakan

January 26, 2018 5312 Views

Saat mendengar atau melihat sesuatu yang lucu, kita pasti secara tidak sengaja langsung tertawa karena hal lucu tersebut. Hal itu terjadi karena tertawa merupakan sebuah aktifitas alami yang terjadi karena secara alamiah kita sebagai manusia mempunyai selera humor. Hal itu tidak bisa dipungkiri lagi karena sejak bayi pun kita juga sudah sering tertawa. Hal tersebut juga menandakan kalau tertawa merupakan hal alamiah yang kita bawa semenjak kita lahir.

Sebagian orang berpendapat, bahwa tertawa dapat membuat tubuh kita menjadi lebih sehat dari sebelumnya. Bahkan, sekarang ini sudah dibentuk sebuah komunitas yang menjalankan sebuah terapi yang dinamakan “Terapi Tertawa” yang konon katanya bermanfaat untuk meningkatkan sistem dalam tubuh agar membuat kita lebih sehat.

Tapi, benarkah demikian? Atau jangan-jangan tertawa justru merugikan kita? Untuk tahu lebih jelasnya, yuk simak penjelasannya di ulasan kali ini.

Sekilas Tentang Tertawa

Tertawa sendiri memiliki sebuah arti yaitu meluapkan atau mengekspresikan perasaan senang, kebahagiaan, kegembiraan, geli dan sebagainya dengan suara yang berderai. Dari pengertian tersebut, disimpulkanlah bahwa aktifitas tertawa dapat didefinisikan sebagai suatu ekspresi atau sebuah tindakan yang bersifat responsif, yang terjadi karena adanya sesuatu hal atau kejadian yang terkesan lucu dan menggelikan sehingga menimbulkan perasaan senang dan gembira disertai dengan suara yang berderai.

Jadi, intinya adalah tertawa merupakan sebuah bentuk ekspresi untuk mengungkapkan kebahagiaan atau perasaan senang. Yang mana hal tersebut terjadi secara alamiah dan juga tanpa direncanakan. Kebanyakan aktifitas tertawa terjadi karena suatu hal yang menurut kita merupakan hal yang menggelikan atau lucu.

Manfaat Tertawa

Tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa tertawa adalah sebuah aktifitas yang tidak ada gunanya atau bahkan merugikan. Hal ini mungkin terjadi karena seringkali kita melihat kalau orang yang tidak pernah serius adalah orang yang paling sering tertawa. Padahal, menurut penelitian yang ada, tertawa memiliki banyak sekali manfaat. Berikut adalah beberapa diantaranya :

  • Membuat Jantung Menjadi Lebih Sehat
    Orang yang dalam kesehariannya sering tertawa ternyata memiliki kondisi jantung yang lebih sehat jika dibandingkan dengan mereka yang jarang sekali tertawa. Seperti yang sudah diketahui, jantung kita terdiri dari otot-otot, dan seperti otot-otot lainnya yang ada di dalam tubuh, jantung akan menjadi semakin kuat dan berfungsi lebih baik apabila sering dilatih. Tertawa secara rutin sama saja seperti rutin pergi ke pusat kebugaran untuk melatih otot jantung. Tertawa akan memompa jantung dan melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh, sehingga mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung. Dan faktanya, menurut hasil dari sebuah penelitian, tertawa selama 15 menit sehari sangat baik bagi jantung dan setara dengan 30 menit berolahraga tiga kali seminggu. Alasannya, tertawa meningkatkan aliran darah ke jantung dan memperbaiki fungsi pembuluh darah yang pada akhirnya memberikan perlindungan terhadap komplikasi kesehatan kardiovaskular seperti serangan jantung.
  • Membantu Kualitas Tidur Menjadi Lebih Baik
    Tidak sedikit orang di dunia ini yang merasa memiliki gangguan tidur. Dan kebanyakan juga dari orang-orang tersebut mengalami sulit tidur atau yang biasa disebut dengan insomnia. Nah, sudah tahu belum kalau ternyata tertawa bisa membuat kita jadi memiliki kualitas tidur yang lebih baik? Tertawa yang baik bertindak sebagai bantuan alami untuk tidur yang nyenyak dan juga mencegah insomnia dengan memicu pelepasan hormon penginduksi tidur. Ternyata, 10 menit tertawa dapat membantu kita tertidur nyenyak selama 2 jam. Sering tertawa akan membuat kita merasa lebih baik dan terhindar dari stres. Saat tubuh rileks, kita juga akan lebih mudah tertidur. Jadi, jika kamu merasa memiliki gangguan tidur yang membuat kamu tidak nyaman, cobalah untuk mencari sebuah aktifitas yang bisa memicu kamu untuk tertawa sehingga menjadi lebih rileks dan membantu kamu untuk mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik.
  • Tertawa Membantu Menghilangkan Sakit Kepala
    Nah, untuk kamu yang sering merasa sakit kepala ada baiknya sering-sering atau perbanyaklah aktifitas tertawa supaya sakit kepala yang kamu alami bisa cepat hilang. Kenapa tertawa bisa menghilangkan sakit kepala? Hal itu bisa terjadi karena aktifitas tertawa akan memicu pelepasan hormon alami yang secara klinis disebut dengan endorfin. Nah, salah satu zat kimia dalam otak ini akan bertindak sebagai penghilang rasa sakit alami yang menghilangkan rasa sakit pada tubuh. Tertawa juga mampu untuk memudahkan penyembuhan kelainan otot tertentu dengan cara menghambat siklus nyeri spasme atau contohnya yang terjadi pada betis yang mengalami ketegangan.
  • Mengurangi Atau Menurunkan Kadar Gula Darah
    Untuk yang sering sekali merasa was-was mengenai kadar gula yang sewaktu-waktu bisa saja menjadi tinggi dan pastinya membahayakan diri kita, ada baiknya untuk meningkatkan selera humor agar sering tertawa, kenapa? Hal ini bisa terjadi karena tertawa ternyata dapat bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah dalam tubuh sehingga baik bagi penderita atau mereka yang berisiko menderita diabetes. Hal ini juga berdasarkan suatu penelitian yang melibatkan 19 orang dengan diabetes menunjukkan efek tertawa pada gula darah. Setelah makan, para peserta mendengarkan suatu kuliah yang membosankan. Keesokan harinya, mereka makan makanan yang sama kemudian menonton komedi. Setelah menonton komedi, kadar gula darah peserta menjadi lebih rendah daripada setelah mereka mendengarkan kuliah.
  • Dapat Melatih Pembentukan Otot Perut
    Kalau manfaat yang satu ini sepertinya sangat cocok untuk kamu yang takut atau yang tengah mengalami perut buncit. Karena faktanya, perut buncit bisa membantu kamu dalam urusan pembentukan otot perut sehingga yang namanya perut buncit bakal hilang karena aktifitas tertawa ini. Kenapa hal seperti itu bisa terjadi? Itu karena disaat kita tertawa, otot-otot yang berada di perut akan mengembang dan berkontraksi, hal itu sama seperti ketika kita dengan sengaja melakukan latihan otot perut. Bahkan otot bahu pun juga turut ikut berkontraksi, yang kemudian menjadikan otot-otot tersebut menjadi rileks setelahnya. Tertawa dengan sepenuh hati juga dapat meningkatkan metabolisme tubuh sehingga membakar kalori dengan lebih cepat. Jantung pun menjadi lebih sehat. Tertawa 100 kali setara dengan 10 menit mendayung atau 15 menit bersepeda. Jadi, sering-seringlah tertawa untuk mengempiskan perut yang buncit.
  • Tertawa Dapat Mengurangi Stres
    Seperti yang sudah dijelaskan, manfaat tertawa salah satunya adalah membuat kita menjadi rileks. Dan tentunya hal tersebut juga dapat membantu kita untuk terhindar dari stres, atau paling tidak mengurangi stres yang tengah kita alami. Pada kenyataannya, tertawa tidak hanya melemaskan otot saja, tapi ternyata juga mampu mengurangi ketegangan fisik dan stres. Hal ini tentunya juga membantu kita dalam menjaga aliran darah normal di dalam tubuh. Serta membuat kita menjadi lebih energik dan bahagia. Hal itu juga karena aktifitas tertawa mampu meningkatkan suplai oksigen ke otak dan berbagai organ tubuh sehingga meningkatkan kinerja neurologis dan khasiatnya dan juga memberikan kelegaan sehingga terhindar dari stres dan depresi. Dalam suatu studi yang yang dipublikasi di Geriatrics and Gerontology International, ditemukan bahwa terapi tertawa dapat mengurangi depresi pada pasien manula dan membuat mereka merasa lebih sehat serta memperbaiki interaksi sosial.

Bahaya Tertawa Yang Berlebihan

Nah selain manfaat yang sudah dijelaskan di atas, ternyata tidak selamanya aktifitas tertawa memberikan kita keuntungan. Malah, tertawa bisa menjadi bumerang bagi kita yang mana bisa merugikan kita dan bahkan bisa sampai menyebabkan kematian. Berikut ini adalah beberapa bahaya yang akan terjadi jika kita tertawa secara berlebihan :

  • Tertawa Membahayakan Kesehatan Jantung
    Tertawa membahayakan kesehatan jantung? Bukannya tadi dijelaskan kalau tertawa bisa menyehatkan jantung? Memang iya, sebelumnya kita membahas kalau aktifitas tertawa ini sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung. Namun, akan berbeda hasilnya jika kita tertawa secara berlebihan. Kenapa bisa demikian? Hal itu karena ketika kita tertawa, otak kita akan melepaskan yang namanya hormon kimia adrenalin yang apabila hal tersebut terlalu banyak malah justru akan meracuni jantung. Kondisi emosi yang begitu kuat, entah emosi yang negatif maupun emosi yang bersifat positif, akibatnya akan membahayakan kesehatan jantung kita. Mengenai kasus tertawa yang berlebihan, hal ini bisa menyebabkan detak irama pada jantung kita menjadi abnormal yaitu sangat berbeda jauh dengan keadaan normal, yang mana hal tersebut dapat menyebabkan kematian.
  • Tertawa Berlebihan Bisa Menyebabkan Hernia
    Tentunya kamu tahu kan bagaimana kondisi dari yang namanya penyakit Hernia? Tentunya sebagian besar dari kita terutama laki-laki pastinya sangat tidak ingin kondisi ini terjadi pada dirinya. Nah, yang jadi pertanyaan adalah apakah benar tertawa bisa menyebabkan terjadinya hernia? Jawabannya adalah bisa. Hal itu terjadi karena selama tertawa, perut kita akan menimbulkan aktifitas kontraksi yang terjadi pada bagian otot dan hal tersebut akan menyebabkan terjadinya tekanan pada dinding perut menjadi lebih kuat. Lalu apa akibatnya? Akibatnya adalah usus juga akan berpengaruh tertekan dan menonjol pada bagian bawah perut. Hal tersebutlah yang dinamakan dengan hernia. Meskipun banyak orang yang masih bisa hidup baik-baik saja bersama penyakit hernia, tapi tentunya hal tersebut akan membuat kita yang mengalaminya menjadi sulit untuk tertawa. Hal itu karena pada saat kita tertawa, kemungkinan komplikasi akan terjadi, dan hal tersebut dapat mengakibatkan kematian akibat kurangnya pasokan darah ke usus.
  • Tertawa Bisa Menyebabkan Mengempisnya Paru-Paru
    Hal berbahaya yang berikutnya mungkin jarang sekali kita ketahui, yaitu ternyata tertawa berlebihan bisa membuat paru-paru kita mengempis. Khususnya terjadi pada para penderita penyakit asma, tertawa dapat memicu terjadinya serangan asma yang akan menyebabkan si penderita menjadi pingsan. Selain hal itu, efek dari tertawa berlebihan bahkan dapat menyebabkan pneumotoraks. Apa itu pneumotoraks? Pneumotoraks yaitu penimbunan udara pada dinding pleura yang dapat memicu pengempisan paru-paru. Jika kamu mengalami hal ini, kamu mungkin akan kolaps atau pingsan di tempat.

Tertawa Yang Baik dan Benar

Adakalanya di suatu kondisi, entah itu situasi yang formal ataupun tidak pasti seringkali terjadi sesuatu yang lucu yang bahkan sama sekali tidak direncanakan. Nah jika sudah demikian, kita yang sejatinya memang memiliki selera humor pastinya sangat ingin tertawa. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan mengenai kapan waktu yang tepat untuk tertawa.

Pahami Waktu Yang Tepat Untuk Tertawa

Ada saat dimana kita sedang berkumpul bersama orang terdekat, entah itu bersama teman-teman ataupun keluarga besar, tertawa pastinya menjadi sebuah aktifitas yang bisa membuat kita merasa menjadi lebih dekat satu sama lain. Namun alangkah baiknya kita bisa mengkondisikan kapan waktu yang tepat dan juga kapan waktu yang tidak tepat untuk tertawa. Ada beberapa contoh kondisi dimana seharusnya kita tidak tertawa, yaitu :

  • Saat pemakaman atau selama pengucapan janji pernikahan
  • Di tempat terjadi kecelakaan, ada orang yang terluka atau kematian
  • Lelucon yang melecehkan orang lain
  • Ketika PHK diumumkan di kantor

Perhatikanlah Kondisi Sekitar

Seperti yang sudah dijelaskan, ada kalanya kita harus bisa mengkondisikan dimana saat yang tepat bagi kita untuk benar-benar tertawa. Salah satu hal yang bisa kita lakukan untuk menempatkan posisi kita adalah dengan melihat keadaan di sekitar kita. Jika di sekitar kita tidak ada yang tertawa, itu berarti sebaiknya kita juga tidak tertawa. Sebagai contohnya adalah saat acara formal yang kita hadiri, terdapat sebuah keadaan yang tanpa sengaja menimbulkan kesan lucu. Nah, pada saat tersebut sebaiknya kita menahan tawa agar tidak dikatakan sebagai orang yang tidak memiliki sopan santun.

Tertawalah Dengan Cara Yang Bermartabat

Jika teman kita baru saja dihina dan hinaan tersebut bersifat lucu, kita tahu bahwa kita pasti merasa ingin tertawa. Nah, cara yang paling efektif agar tidak membuat dia merasa sakit hati adalah mengubahnya menjadi tawa yang bersifat kasihan. Kita tertawa, tetapi tanpa tersenyum penuh, kemudian alihkan tatapan ke bawah dan kita bisa menggumam pelan atau berseru dengan jelas, kemudian mulailah menggelengkan kepala. Cara ini terbukti sangat ampuh agar kita tidak terkesan untuk menghina.

Nah, jika sudah tahu tata cara di atas, lantas bagaimana jika kita tidak bisa menahan tawa kita? Pada dasarnya, tidak ada hal yang tidak bisa dilakukan di dunia ini. Begitu juga mengenai tertawa. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk kita mengendalikan ataupun menahan tawa kita :

  1. Pikirkan Hal Yang Menyedihkan
    Untuk suatu kondisi atau keadaan yang membuat kamu harus sebisa mungkin menahan tawa, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah cobalah untuk berfikir atau membayangkan hal-hal yang bisa membuat kamu merasa sedih. Walaupun hal ini mungkin terasa sangat tidak menyenangkan, namun setidaknya bisa mencegah dorongan untuk tertawa yang tidak dapat dikendalikan atau tidak dapat diatasi. Jika membayangkan kesedihan tidak berhasil, ketakutan juga sangat efektif untuk membuat kita bisa menahan tawa. Pikirkan tentang adegan dari film horor yang baru kamu tonton atau kecelakaan mobil. Hal ini secara fisik terbukti berhasil karena adrenalin (hormon ketakutan) yang dilepaskan otak saat pikiran dipenuhi rasa takut akan memblokir endorfin (hormon kebahagiaan atau tawa). Barangkali butuh latihan untuk meyakinkan diri sendiri agar merasa cukup ketakutan, tetapi begitu kamu bisa menguasainya, cara ini sangat efektif.
  2. Alihkan Perhatian
    Nah untuk hal ini sebenarnya bisa dikatakan merupakan hal yang mudah untuk dilakukan. Karena apapun yang ada bisa kita jadikan sebagai pengelihan agar perhatian kita tidak sepenuhnya tertuju pada hal yang lucu. Sebagai contoh, lakukan atau cobalah untuk mengulang hafalan tabel perkalian di benak kamu. cara ini sendiri dijamin dan terbukti akan berhasil, tetapi mungkin butuh latihan. Mungkin kamu tidak pernah menyadarinya, tetapi saat kita mendengar lelucon atau melihat sesuatu yang lucu, kita terus mengulang kembali lelucon/adegan tersebut di dalam pikir berkali-kali, dan itulah sebabnya kita terus tertawa. Jadi, cara terbaik untuk berhenti tertawa adalah menyingkirkan lelucon itu dari pikiran. Melakukan perhitungan di dalam pikiran, tidak diragukan lagi, akan membutuhkan seluruh perhatian kita.
  3. Cobalah Untuk Menggigit Kedua Bagian Bibir
    Cara yang satu ini tentunya pasti sudah sering sekali kita lakukan ketika kita mencoba untuk menahan tawa kita. Gigitlah kedua sisi mulut atau bibir pada saat yang bersamaan sehingga tepi bibir tidak terangkat untuk membentuk senyum atau tawa. Tahanlah nafas saat timbul keinginan untuk tertawa. Cara ini sangat berfungsi sebagai pengalih perhatian dan membantu kamu untuk menekan dorongan untuk tertawa terbahak-bahak. Jika senyum tetap berusaha menyelinap keluar dan kemungkinan besar orang lain dapat melihatnya, rapatkan kedua bibir sehingga tidak terlihat seolah kamu sedang tersenyum. Terkadang upaya kamu untuk menahan napas justru membuat tawa menyelinap keluar lebih keras lagi atau kamu menertawakan diri sendiri, jadi berhati-hatilah dan usahakan untuk membuat diri menahan tawa.

Nah, demikianlah ulasan mengenai tertawa pada artikel kali ini. Tertawa ternyata memiliki banyak manfaat yang bisa membuat kita menjadi lebih sehat. Namun dibalik manfaat tersebut ternyata tertawa juga bisa membuat kita jadi membahayakan diri sendiri jika tertawa secara berlebihan.

Tertawa memang merupakan aktifitas yang membuat kita jadi merasa lebih baik dari sebelumnya, namun tertawa juga sebaiknya jangan terlalu berlebihan agar tidak merugikan diri kita sendiri. Karena tertawa itu sebenarnya sehat, namun sebaiknya tidak dalam segala hal.