Bunuh Diri Massal Yang Mengerikan

March 15, 2017 5000 Views

Bunuh diri massal kadang-kadang terjadi dalam pengaturan agama. Kelompok-kelompok yang mungkin dikalahkan resor melakukan bunuh diri massal daripada ditangkap. Fakta bunuh diri adalah bentuk bunuh diri massal yang kadang-kadang direncanakan atau dilakukan oleh kelompok-kelompok kecil orang yang tertekan atau putus asa. Bunuh diri massal telah digunakan sebagai bentuk protes politik yang menunjukkan bahwa bunuh diri juga dapat digunakan sebagai alat membuat pernyataan.

Upaya bunuh diri juga biasanya dilakukan dengan berbagai macam teknik dan cara, ada yang dengan sengaja menenggak racun, membakar dirinya, mengantung diri menggunakan seutas tali dan berbagai cara lain yang terbilang menyeramkan dan sama sekali tidak patut untuk dilakukan dalam keadaan normal dan sadar.

Berikut ini ada beberapa kasus bunuh diri mengerikan yang dilakukan secara masal oleh orang-orang di berbagai belahan dunia.

1. Bunuh Diri Masal Di Jepang

Perang Pasifik melawan Kekaisaran Jepang ditandai dengan bunuh diri massal yang dilakukan oleh tentara Jepang dan warga sipil, terutama di pulau Saipan dan Okinawa. Kematian ini diilustrasikan Jepang sebagai pertempuran sampai mati untuk membela daratan mereka daripada harus menyerah tanpa syarat. Tragedi ini terjadi sewaktu perang dunia ke dua meledak antara Jepang dan Amerika. Warga Jepang lebih memilih untuk bunuh diri daripada harus tunduk dan disiksa dengan sangat kejam oleh tentara Amerika. Tindakan yang mereka ambil antara lain adalah menenggelamkan diri di lautan lepas yang ganas dan menjatuhkan diri dari sisi tebing yang curam dan mematikan.

2. Bunuh Diri Massal Anggota People’s Temple

Jim Jones adalah pendiri bangsa candi pada tahun 1978 yang memiliki ratusa pengikut. Jim Jones melakukan bunuh diri massal didaerah terpencil Amerika Selatan, Guyana. Mereka bunuh diri dengan cara meminum anggur yang sebelumnya telah dicampurkan dengan sianida, sehingga ketika mereka minum, semuanya akan meninggal akibat keracunan. Pengikut yang tidak mau meminum racun tersebut dipaksa dengan menodongkan pistol. Korban bunuh diri yang dipimpin oleh jim Jones tersebut menelan korban sebanyak 909 orang, sepertiga dari korban adalah anak-anak. Pada awalnya kelompok ini didirkan untuk menolong warga yang sakit dan gelandangan, namun berubah setelah Jones mulai memberikan doktrinnya mengenai teori-teori dan kepercayaannya.

3. Bunuh Diri Massal Angota Heavens Gate

Bunuh diri massal yang dilakukan di heavens gate yang dipimpin oleh Marshall Applewhite. Marshall Applewhite merupakan putra seorang pendeta dan mantan tentara Presbyterian. Marshall Applewhite mulai terjun ke nubuatan Alkitab diawal 70-an. Setelah dipecat dari Universitas St. Thomas di Houston atas dugaan hubungan homoseksual dengan salah satu muridnya. Pada Maret 1972, ia bertemu dan menikah dengan jelatang Bonnie dengan menganut Etimologi Ibrani dan nubuat Alkitab. Pada 10–20 Maret 1997, Marshall Applewhite membujuk 38 pengikutnya untuk bunuh diri.

Dia meyakini bahwa ketika mereka melakukan bunuh diri, UFO akan datang menjemput mereka dan mengantarnya menuju surga. Cara yang ditempuh untuk menghabisi nyawa sendiri adalah dengan cara menenggak racun yang sebelumnya telah dicampurkan dalam makanan agar-agar. Mereka percaya jika kehidupan pertama manusia berasal dari langit yakni Kingdom of Heaven di langit. Bunuh diri massal ini dilakukan disebuah tempat yang bernama heaven gate di California, Amerika.

4. Bunuh Diri Massal Supir Taxi

Beberapa supir taksi Cina mencoba bunuh diri dengan meminum pestisida selama protes di Beijing. Protes dramatis terjadi di dekat pusat perbelanjaan Wangfujing. Times melaporkan bahwa setidaknya 10 orang minum pestisida sedangkan di South China Morning Post (SCMP) diperkirakan jumlahnya lebih dari 30. Di bawah reformasi yang diberlakukan pada tahun 2011 di Suifenhe (Cina), SCMP melaporkan bahwa sopir taksi tidak diperbolehkan menjadi wiraswasta.

Minum pestisida tampaknya cara umum yang dilakukan untuk bunuh diri di daerah pedesaan Cina dan sebelumnya telah digunakan sebagai protes taktik. Untuk menentang UU baru dari pemerintah mengenai pembaharuan perusahaan penyewaan taxi, para supir taxi di Tiongkok melakukan aksi yang sama sekali tak terduga. Mereka dengan berani menenggak cairan kimia di depan sebuah tempat perbelanjaan. Upaya penentangan yang ekstrim ini menyebabkan sebagian dari mereka meninggal dengan busa keluar daari mulut. Upaya protes ketenagakerjaan ini dinilai sebagai aksi paling ekstrim yang pernah dilakukan.

5. Bunuh Diri Massal ordo Solar Temple

Bunuh diri massal ordo solar temple terjadi pada tahun 1994 tepatnya pada tanggal 5 Oktober yang dipimpin oleh Joseph Di Mambro dan Luc Jouret. Bunuh diri massal ini terjadi didua negara, yakni di Swiss dan Kanada. Joseph Di Mambro telah mencuci otak para pengikutnya agar mereka percaya dia adalah seorang anggota kristen dari abad ke-14. Pada bulan Oktober 1994, seluruh dunia sangat gempar ketika 23 jasad ditemukan di Kanton Swiss Fribourg dan 25 mayat ditemukan di Valais. Ternyata bunuh diri masal tersebut masih berhubungan dengan salah satu ordo atau tempat keagamaan bernama Solar Temple. Solar temple sendiri meyakini jika mereka adalah keturunan dari para ksatria templar pada zaman dahulu.

Melihat kejadian yang diatas mungkin membuat kita terdiam dan berpikir sejenak. Mudah-mudah hal ini tidak terjadi ya dilingkungan kita. Seram..