Kisah Sinderella Dengan Pangeran Tampan

November 30, 2016 2283 Views

Pada suatu hari, Hidup seorang gadis yang sangat cantik dengan nama Sinderella. Ia sangat terkenal karena kebaikannya. Selain itu, ia juga terkenal dengan kecantikannya yang sangat luar biasa. Tapi sayangnya, ia tinggal dengan ibu Tiri yang terkenal sangat jahat terhadapnya sehingga perlakuan Ibu Tirinya itu selalu memperlakukannya dengan tidak wajar. Ketika mereka di undang untuk pesta di Istana Raja, Namun ibu tirinya tidak memperbolehkan Sinderella untuk pergi ke pesta itu dan ibu tirinya menyuruh Sinderella merancang Gaun untuk ibu tirinya dan menghias rambutnya. Setelah memenuhi permintaan sang ibu tiri, kemudian sang ibu tiri pergi ke pesta tersebut dengan beberapa anak kandungnya dan meninggalkan Sinderella sendirian di Rumah.

Dengan kepergian Ibu tirinya dengan beberapa anak kandungnya, Sinedella merasa sangat sedih dan menangis. Pada saat itu juga Muncul seorang ibu peri yang berkata kepadanya, Sinderella, Jangan bersedih! Saya akan membawamu ke pesta itu. Dengan kesedihan Sinderella dan berkata kepada Sang peri ” Saya tidak memiliki gaun untuk di pakai ” Kemudian ibu peri menggunakan tongkat sihirnya dengan menggantikan pakaian yang sudah rusak menjadi gaun yang sangat indah. Selain itu, Ibu peri menyentuh kaki Sinderella dengan Tongkat ajaibnya dan seketika itu Sepatu Kaca sudah terpasang di kaki Sinderella. Sinderella berkata lagi kepada ibu peri ” Bagaimana caranya saya pergi ke pesta itu? ”  Ibu peri pergi ke dapur dan menemukan beberapa tikus dan menyentuh tikus itu dengan tongkat sihirnya sehingga berubah menjadi kuda hitam. Melihat itu, Sinderella sangat senang dan gembira dan langsung berangkat kepesta itu. Sebelum Sinderella berangkat, Ibu peri berpesan kepada sinderella ” Sihir ini hanya bisa bertahan sampai tengah malam! Jadi, Sinderella harus sudah sampai di rumah sebelum tengah malam.

Sesampainya di Istana, Sinderella mulai memasuki Istana sehingga semua orang yang ada di pesta terkesan dengan kecantikan Sinderella, Termasuk Pangeran tampan di istana tersebut juga melihatnya sehingga ia jatuh cinta kepada Sinderella. Sang raja yang melihat kecantikan Sinderella kemudian mendatanginya dan bertanya, ” Apakah Anda ingin berdansa? ” Sinderella berkata, ” Ya” dengan itu, mereka pun berdansa. Sinderella sangat bahagia bahwa ia bisa berdansa dengan pangeran tampan tersebut. Dengan waktu yang sudah cukup lama, Sinderella ingat dengan pesan ibu peri sehingga Sinderella segera untuk pulang, Dengan terburu-buru, sepatu kaca yang dipakai Sinderella terlepas dari kakinya. Dengan tepat waktu, Sinderella pun sampai di rumah sebelum pukul 12 malam.  Tidak lama sesampainya Sinderella di rumah, Ibu tirinya pun tiba di rumah mereka dan bertanya-tanya siapa wanita cantik yang berdansa dengan pangeran?.

Sedangkan pangeran yang sudah jatuh cinta dengan Sinderella dan ingin mengetahui siapa gadis yang sangat cantik itu dan ingin mengetahui siapa namanya. Pada saat itu, Sang Pangeran menemukan sebelah sepatu kaca di halaman depan istana yang di yakini oleh pangeran bahwa sepatu ini adalah milik wanita cantik yang bernama Sinderella. Sang Pangeran Berkata, ” Saya harus menemu7kan wanita itu. ” Sehingga sang Pangeran mengundang banyak wanita untuk datang ke istananya dengan tujuan ” jika sebelah sepatu kaca ini cocok, Akan di nikahinya” Tapi sayang, Usaha sang pangeran pada saat itu sia-sia.

Keesokan harinya, Sang pangeran Istana mengambil sepatu Kaca dan mengunjungi ke semua rumah yang dekat dengan Istana. Sehingga pada suatu hari, Ibu tiri Sinderella yang mengetahui bahwa pangeran akan menikahi siapa yang cocok dengan sepatu kaca. Kemudia ibu tiri Sinderella membawa beberapa anak kandungnya serta sinderella ke istana tersebut dan menyuruh anak kandungnya untuk mencobanya. Setelah dicoba, Sepatu kaca itu sama sekali tidak muat untuk mereka. Dengan itu, Sang pangeran mendatangi Sinderella dan menyuruhnya untuk memakai sepatu kaca tersebut dan sangat cocok sekali dengan Sinderella. Mengetahui hal itu, Kemudian sang Pangeran menepati janjinya untuk menikahi putri yang cocok dengan sepatu kaca tersebut sehingga  mereka pun menikah dan hidup bahagia selamanya.