Penjelasan Mengenai Webcam, Salah Satu Peripheral Pada Komputer

February 21, 2018 16056 Views

Ada banyak hal yang bisa dilakukan berkat adanya perkembangan teknologi di dunia ini. Teknologi seakan akan menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan untuk membantu segala urusan kita terutama dalam hal bersosialisasi di dalam kehidupan sehari hari. Salah satu kegiatan bersosialisasi yang kita lakukan dengan perkembangan teknologi adalah pemanfaatan video call.

Dengan video call kita seakan akan sedang bertatap muka dan berbicara secara langsung dengan orang yang tengah kita hubungi. Selain video call, kita juga sering melakukan aktivitas live streaming dan ataupun hanya sekedar berselfie ria.

Nah, dalam kegiatan video call atau yang lainnya yang telah disebutkan tadi, kita tentunya membutuhkan kamera yang mana berguna bagi kita untuk merekam gambaran kita secara langsung agar bisa ditampilkan pada orang yang kita hubungi tersebut. Dan di dalam penggunaan komputer, sudah banyak aplikasi yang menyediakan layanan yang disebutkan tadi.

Dan untuk menggunakan layanan video call, dalam penggunaan komputer tentunya dibutuhkan sebuah kamera yang disebut dengan “WebCam”. Webcam tentunya berguna bagi kita untuk melakukan kegiatan video call, live streaming, dan juga jika kita hanya sekedar berselfie ria saja. Webcam biasa bisa kita temukan di bagian atas monitor sebuah komputer. Kita semua pasti sudah tidak asing lagi dengan perangkat yang satu ini.

Nah berbicara mengenai webcam ini, ternyata ada banyak hal yang tentunya sangat menarik untuk kita ketahui bersama. Mulai dari sejarah perkembangannya hingga bagaimana sebenarnya cara kerja dari webcam ini. Untuk itu, pada artikel ini saya akan membahas hal mengenai webcam yang mungkin masih banyak yang belum mengetahuinya. Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak ulasan mengenai webcam berikut ini.

Apa Itu Webcam

Dalam kegiatan kita sehari hari yang tidak terlepas dari komputer, tentunya kita sudah tidak asing dengan perangkat yang satu ini. Hampir semua orang yang menggunakan komputer pasti sudah tahu bagaimana karakteristik dari webcam ini.

Webcam sangat bermanfaat dalam bidang telekomunikasi, bidang keamanan dan bidang industri. Sebagai contoh webcam digunakan untuk videocall chatting, surveillience camera, dan sebagai video conference oleh beberapa user. Cukup dengan perangkat mungil yang biasanya terpasang di bagian atas monitor, seorang pengguna komputer dapat menyiarkan gambar dirinya kepada publik melalui jaringan internet dengan bantuan software atau aplikasi, misalnya saja salah satu aplikasi yang populer, yaitu Skype.

Web camera atau yang biasa kita kenal dengan sebutan webcam, merupakan sebuah perangkat peripheral yang ada pada komputer yang berguna untuk memberikan gambaran kita secara langsung yang akan ditampilkan pada monitor komputer. Webcam adalah kamera yang gambarnya bisa di akses dengan menggunakan world wide web (www), program instant messaging, atau aplikasi komunikasi dengan tampilan video pada PC. Webcam juga digambarkan sebagai kamera video digital yang sengaja didesain sebagai kamera dengan resolusi rendah.

Webcam dapat digunakan untuk sistem keamanan. Pada beberapa webcam, ada yang dilengkapi dengan software yang mampu mendeteksi pergerakan dan suara. Dengan software tersebut, memungkinkan PC yang terhubung ke kamera untuk mengamati pergerakan dan suara, serta merekamnya ketika terdeteksi. Hasil rekaman ini bisa disimpan pada komputer, email atau di upload ke internet.

Seperti halnya kamera pada umumnya, sebuah webcam dapat mengirimkan gambar-gambar secara live dari manapun ia berada ke seluruh penjuru dunia dengan bantuan internet. Awal kemunculannya, webcam ini merupakan barang mahal. Tapi, seiring dengan kemajuan teknologi, sudah banyak laptop yang layarnya telah dilengkapi oleh webcam.

Untuk komputer, jarang ada yang secara default dilengkapi dengan webcam, pemilik komputer harus membelinya terlebih dahulu secara terpisah. Penggunaan webcam menjadi marak belakangan ini karena kebutuhan komunikasi jarak jauh dengan menggunakan perangkat lunak semakin banyak diminati, contohnya adalah Skype. Tidak ada yang menyangka bahwa berkomunikasi menggunakan webcam bakal sepopuler sekarang ini.

Ada beberapa permasalahan yang dihadapi web camera atau webcam ini. Secara fisik, kamera-kamera yang beredar di pasaran memiliki kesulitan untuk memenuhi kebutuhan personal pengguna karena desainnya yang cukup bergaya namun hanya memiliki sedikit variasi. Lalu, sudut pandang web camera disesuaikan tidak langsung dalam cara yang tidak nyaman. Dan juga pengguna banyak menemui kesulitan ketika menyesuaikan posisi web camera untuk menangkap gambar.

Permasalahan lainnya adalah sebuah program yang dinamakan ‘Trojan Horse’, program ini memungkinkan hacker untuk mengaktifkan web camera tanpa sepengetahuan pengguna kamera. Sehingga hacker dapat mengambil gambar live video dari sang pengguna kamera. Untuk menanggulanginya, kamera-kamera dilengkapi penutup lensa ataupun lampu LED yang akan menyala jika kamera dalam keadaan aktif.

Dengan semakin banyaknya penggunaan web camera di seluruh dunia, web site aggregator pun muncul. Web site ini memungkinkan pengguna untuk menemukan live video stream berdasarkan lokasi ataupun kriteria lainnya. Camera dapat menimbulkan permasalahan sosial. Kemudahan akses terhadap live video stream memungkinkan maraknya pornografi ilegal ataupun pornografi anak. Pedofil dapat dengan mudahnya berhubungan dengan korbannya tanpa sepengetahuan orangtua korban.

Internet memungkinkan terjadinya transaksi seksual dengan kontrol yang hampir tidak ada. Menurut penelitian yang dilakukan di Amerika yang ditayangkan di Oprah Winfrey Show, impian terbesar para pedofil adalah agar mereka dapat hadir di tengah anak-anak dan teknologi web camera mewujudkan mimpi tersebut.

Karena web camera tidak hanya memungkinkan orang saling bertemu namun juga memungkinkan orang memperlihatkan bagian-bagian tubuh mereka. Anak-anak yang memiliki tingkat pengetahuan tinggi akan sangat rentan terhadap hal ini.

Sejarah Perkembangan Webcam

Mungkin tidak banyak dari kita yang mengetahui bagaimana awal mula sejarah mengenai terciptanya webcam ini. Tahukah kamu kalau webcam pertama kali diciptakan karena kopi? Sejarah mencatat bahwa webcam yang pertama kali diciptakan bernama Xcoffee. Kamera ini dibuat pada tahun 1991 oleh Quentin Stafford-Fraser dan Paul Jardetzky yang kemudian baru dapat dihubungkan ke Internet pada tahun 1993 dengan bantuan Daniel Gordon dan Martyn Johnson.

Dalam masa percobaannya, kamera ini dimanfaatkan untuk memonitor sebuah kedai kopi di luar Trojan Room di University of Cambridge. Hal ini dimaksudkan agar orang tak perlu pergi ke kedai kopi ketika stok kopi di kedai tersebut sedang kosong.

Pasalnya, ruang kerja para ilmuwan ini berada di tempat yang berbeda dengan ruang tempat mesin kopi diletakkan. Jadi, mereka lalu meletakkan sebuah kamera di dekat mesin kopi agar dapat memonitor kapan kopi itu sudah bisa diminum.

Mereka tentunya akan membuang banyak waktu dengan mondar mandir untuk mengecek apakah kopi itu sudah siap diminum atau belum, oleh karena itu diletakkanlah webcam pertama di dunia itu di koridor di luar The Trojan Room, tepat di depan sebuah komputer tua. Tujuannya adalah untuk membantu para mahasiswa dan para programmer yang kerja pada malam hari supaya nggak ketiduran dan selalu mendapat pasokan kopi.

Tentunya, ketika itu webcam yang digunakan untuk “mengobrol” dengan mesin kopi ini belum menghasilkan gambar yang berwarna atau masih hitam putih. Gambar yang dihasilkan oleh webcam ini pun hanya berukuran 129×129 pixel dalam warna hitam putih dan kamera yang dipakai bermerk Philips. Kamera sederhana itu mampu menangkap gambar sebanyak 3 kali dalam satu menit. Lalu kemudian, pada tahun 1993 barulah “kamera pot kopi” ini masuk ke dunia internet.

Saking hebohnya penemuan ini, mereka menerima banyak email dari Jepang yang meminta agar pada malam hari di tempat pembuatan kopi itu diberi penerangan yang cukup, karena mereka juga mau menonton aksi di mesin kopi itu. Cambridge Tourist Information juga banyak kedatangan tamu dari Amerika Serikat yang ingin melihat “keajaiban” itu dengan mata kepala mereka sendiri. Di Inggris sendiri, kamera pot kopi ini sering sekali disebutkan oleh BBC, lebih sering dan lama ketimbang ditayangkannya sinetron di negara tersebut.

Teknologi web camera pada awalnya mendapat dukungan komersial dari industri pornografi. Industri ini membutuhkan gambar-gambar ‘live’ dan meminta pembuatan software yang mampu melakukannya tanpa web browser plugins. Hal ini melahirkan teknologi live streaming webcam yang masih tetap ada hingga sekarang. Pada awalnya, bentuk web camera terbatas pada bentuk-bentuk standar yang hanya terdiri dari lensa dan papan sirkuit serta casing yang biasa.

Namun seiring dengan perkembangan teknologi, bentuk web camera pun sudah makin bervariasi dengan fitur-fitur yang makin canggih. Salah satu bentuk web camera yang unik adalah bentuk boneka yang lucu, web camera ini dapat disalahartikan hanya sebagai boneka dan bukan webcam.

Sebuah penemuan oleh Microsoft pada tahun 2004 menggambarkan kemajuan perkembangan teknologi web camera. Ini adalah sebuah sistem dua-kamera yang dengan sangat hati-hati mengikuti pergerakan individu. Kamera ini menggunakan perhitungan algoritma yang secara spesial dikembangkan untuk memfusikan apa yang setiap kamera lihat untuk membuat gambar ‘cyclopean’ stereo yang akurat.

Kamera ini juga dapat menampilkan emoticon 3D yang melayang. Sistem i2i dapat juga menghasilkan gambar background yang realistis sehingga pengguna dapat berpura-pura berada di tempat lain. Kemampuan sistem i2i ini, diantaranya yaitu kemampuan tracking (disebut smart framing) dan juga kemampuan smart focusing, dapat menambah pengalaman berkonferensi bagi pengguna.

Sekarang ini web camera yang ada di pasaran pada umumnya terbagi ke dalam dua tipe: web camera permanen (fixed) dan revolving web camera. Pada web camera permanen terdapat pengapit untuk mengapit lensa standar di posisi yang diinginkan untuk menangkap gambar pengguna.

Sedangkan pada revolving web camera terdapat landasan dan lensa standar dipasang di landasan tersebut sehingga dapat disesuaikan ke sudut pandang yang terbaik untuk menangkap gambar pengguna. Penggunaan web camera mencakup video conferencing, internet dating, video messaging, home monitoring, images sharing, video interview, video phone-call, dan banyak hal lain.

Kamera untuk video conference biasanya berbentuk kamera kecil yang terhubung langsung dengan komputer. Kamera analog juga terkadang digunakan, kamera ini terhubung dengan video capture card dan tersambung dengan internet (baik langsung maupun tidak langsung). Saat ini kamera untuk video conference sudah makin maju, sudah ada web camera yang di dalamnya terdapat microphone maupun noise cancellation untuk memfokuskan audio ke speaker yang terletak di depan kamera sehingga noise yang ada tidak mengganggu jalannya konferensi.

Jenis – Jenis Webcam

Untuk sekarang ini, kebanyakan webcam sudah menggunakan fasilitas plug n play yang mana kita bisa menghubungkannya pada port USB sehingga bisa langsung digunakan tanpa membutuhkan alat bantu yang lainnya. Namun ternyata selain itu, ada jenis lain lagi dari webcam ini. Berikut ini adalah jenis-jenis webcam, antara lain :

Serial and Parallel Port Webcam

Bisa dikatakan webcam jenis ini adalah jens webcam yang merupakan generasi awal kemunculan atau penggunaan webcam. Webcam jenis ini bisa dikatakan sudah terlalu tua dan jarang ditemukan lagi, karena sudah tidak ada yang memproduksi. Selain itu, kamera jenis ini menghasilkan kualitas gambar yang rendah dan frame rate yang rendah pula sehingga membuat orang yang menggunakannya merasa kurang puas dengan kualitas gambar yang dihasilkan oleh webcam jenis ini.

USB Webcam

Webcam jenis ini merupakan jenis webcam yang sudah banyak ditemukan pada kebanyakan produk webcam masa kini. Webcam jenis ini mendukung fasilitas PnP (Plug and Play) dan dapat dihubungkan ke port USB tanpa harus mematikan komputer, tetapi syaratnya sistem operasi komputer harus mendukung fasilitas USB port. Tentunya hal tersebut tidak mengkhawatirkan mengingat sekarang ini sudah hampir semua unit komputer sudah memiliki fasilitas port USB. Hal tersebut tentunya memudahkan kita dalam menggunakan webcam jenis ini.

Firewire and Card Based Webcam

Bisa dikatakan kalau webcam jenis ini memiliki hasil gambar yang terbilang cukup bagus dan terkesan halus. Firewire Webcam adalah salah satu teknologi video capture device yang diperlukan bagi kamera yang mendukungnya. Webcam jenis ini dapat menghasilkan frame rate tinggi, yaitu 24 sampai 30 frame per second (fps). Tentunya dengan frame rate yang mencapai 30 fps menghasilkan gambar yang sangat baik.

Network and Wireless Camera

Dan jenis webcam yang terakhir adalah Network and Wireless Camera. Network Camera merupakan perangkat kamera yang sama sekali tidak membutuhkan fasilitas komputer untuk penggunaannya, karena webcam ini bisa secara langsung terhubung ke jaringan melalui modem. Transfer gambar dan suara langsung menuju jaringan LAN atau line telepon via modem.

Fungsi Webcam

Hampir di setiap komputer sekarang ini pasti memiliki webcam sebagai peripheral yang ada pada komputer tersebut. Tidak dapat dipungkiri juga kalau webcam ini memiliki manfaat yang bisa membantu penggunanya. Nah, berikut ini adalah beberapa fungsi dari webcam, antara lain :

Sebagai Media Komunikasi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, webcam bisa membantu kita sebagai penggunanya untuk urusan komunikasi. Dalam hal ini komunikasi yang kita lakukan adalah berupa panggilan video atau video call. Keberadaan webcam memungkinkan pengguna komputer untuk berkomunikasi secara langsung.

Tidak hanya itu, kita juga dapat dengan mudah melihat wajah lawan bicara kita. Saat ini telah banyak perangkat lunak yang menyediakan fitur seperti itu, beberapa diantaranya Skype, Google Hangout, Viber dan lain sebagainya. Komunikasi dengan memakai webcam ini sangat membantu menghubungkan dua orang atau lebih yang lokasinya saling berjauhan atau ketika kita ingin menghubungi keluarga kita yang berada di luar negeri.

Media Belajar Jarak Jauh

Selain untuk melakukan siaran langsung atau live streaming, webcam juga bisa kita gunakan sebagai media untuk berbagi ilmu. Kita dapat dengan mudah belajar dengan seseorang meskipun dipisahkan dengan jarak yang jauh, misal kita di Indonesia, lawan bicara kita di Amerika. Dengan adanya webcam ini, soal jarak tidak lagi menjadi masalah.

Melalui webcam ini, para murid atau pelajar dapat bertanya pada guru mereka jika ada pertanyaan atau hal mengganjal seputar mata pelajaran sekolah. Webcam juga memungkinkan dilakukannya pelatihan atau training lewat Internet. Bahkan, sejumlah pihak menawarkan jasa webinar atau seminar lewat web.

Konferensi Jarak Jauh

Ada kalanya perusahaan menggunakan webcam untuk melangsungkan konferensi jarak jauh. Mereka yang ada di lokasi jauh pun tak menjadi masalah dan tidak akan ketinggalan konferensi yang berlangsung. Selain itu, dengan adanya konferensi video lewat webcam ini, antara manajer dan karyawan tidak harus berada di lokasi yang sama jika sedang diadakan meeting atau rapat. Tentunya hal ini dapat menghemat biaya tanpa perlu menguras tenaga dan juga waktu untuk sampai di tempat atau lokasi yang sama untuk melakukan konferensi.

Cara Kerja Webcam

Setelah mengetahui pengertian, sejarah perkembangan, jenis serta fungsinya, sekarang kita akan membahas mengenai bagaimana sebenarnya cara kerja dari webcam ini. Mungkin sebagian besar dari kita masih bertanya-tanya mengenai bagaimana cara kerja dari webcam ini. Webcam merupakan sejenis kamera kompak yang dapat dipasang ke komputer atau laptop guna menyiarkan video secara real-time alias live.

Mirip dengan kamera digital pada umumnya, webcam bekerja dengan menangkap cahaya lewat lensa berukuran kecil di bagian depan dengan bantuan detektor cahaya mikroskopik yang terpasang pada microchip penerima gambar, yang umumnya berteknologi Charge-Couple Device (CCD) atau CMOS image sensor.

Sebuah web camera yang sederhana terdiri dari sebuah lensa standar, dipasang di sebuah papan sirkuit untuk menangkap sinyal gambar; casing (cover), termasuk casing depan dan casing samping untuk menutupi lensa standar dan memiliki sebuah lubang lensa di casing depan yang berguna untuk memasukkan gambar; kabel support, yang dibuat dari bahan yang fleksibel, salah satu ujungnya dihubungkan dengan papan sirkuit dan ujung satu lagi memiliki connector, kabel ini dikontrol untuk menyesuaikan ketinggian, arah dan sudut pandang web camera.

Sebuah web camera biasanya dilengkapi dengan software, software ini mengambil gambar-gambar dari kamera digital secara terus menerus ataupun dalam interval waktu tertentu dan menyiarkannya melalui koneksi internet. Gambar yang didapat pun langsung dapat diolah secara digital dan disebarluaskan melalui internet. Hanya saja, berbeda dengan kamera digital, sebuah webcam tidak dilengkapi keping memori atau flash memory card.

Webcam dirancang untuk tidak perlu “menyimpan” gambar karena fungsi utamanya hanya merekam dan mengirimkan gambar yang diperoleh secara langsung. Itu sebabnya salah satu jenis webcam ada yang menggunakan kabel USB di bagian belakang.

Kabel USB ini menyuplai listrik ke webcam dari komputer dan mengambil informasi digital yang ditangkap oleh sensor webcam untuk diteruskan ke komputer. Ada beberapa metode penyiaran, metode yang paling umum adalah hardware mengubah gambar ke dalam bentuk file JPG dan menguploadnya ke web server menggunakan File Transfer Protocol (FTP).

Frame rate mengindikasikan jumlah gambar sebuah software dapat ambil dan transfer dalam satu detik. Untuk streaming video, dibutuhkan minimal 15 frame per second (fps) atau idealnya 30 fps. Untuk mendapatkan frame rate yang tinggi, dibutuhkan koneksi internet yang tinggi kecepatannya.

Sebuah web camera tidak harus selalu terhubung dengan komputer, ada web camera yang memiliki software webcam dan web server bulit-in, sehingga yang diperlukan hanyalah koneksi internet. Web camera seperti ini dinamakan “network camera”. Kita juga bisa menghindari penggunaan kabel dengan menggunakan hubungan radio, koneksi Ethernet ataupun WiFi.

Tips Memilih Atau membeli Webcam

Mungkin sebagian dari kita ada yang belum memiliki webcam untuk melengkapi perangkat tambahan pada komputer kita. Dan mungkin setelah membaca artikel ini, kamu jadi ingin memiliki webcam untuk melengkapi komputer kamu. Untuk itu, berikut ini adalah beberapa tips yang bisa kamu gunakan untuk memilih webcam yang baik. Berikut adalah tipsnya, antara lain :

  • Perhatikan Megapixel Yang Dimiliki Oleh Webcam Yang Akan Dibeli

Pada dasarnya, Webcam juga kamera biasa yang tidak jauh berbeda dengan kamera digital pada umumnya, oleh sebab itu kualitasnya ditentukan juga dengan besar pixelnya. Bagi kamu yang menggunakan webcam hanya untuk chatting dan sejenisnya serta tidak memiliki budget atau anggaran biaya yang besar, maka webcam 2 MP saja sebenarnya sudah lebih dari cukup. Namun jika ingin mendapatkan tampilan gambar yang lebih baik, kamu bisa membeli 3 MP atau lebih. Semuanya tergantung dengan selera kita masing-masing ingin menggunakan webcam yang seperti apa.

  • Perhatikan Resolusinya

Selain megapixels, resolusi juga mempengaruhi kualitas gambar atau video yang dihasilkan. Webcam berkualitas HD dengan resolusi sebesar 720p sudah lebih dari cukup untuk menghasilkan gambar yang jelas. Namun jika kamu membutuhkan tampilan video yang benar-benar jernih, maka cari resolusi yang lebih besar. Tapi ingat, semakin besar maka semakin tinggi kebutuhan sistem.

  • Pahami Frame Rate Pada Webcam

Selain kualitas pixel dan resolusinya, penting juga untuk kita mengetahui atau memahami hal mengenai frame rate pada kamera. Dan untuk kasus ini terutama pada webcam. Frame rate memiliki satuan fps (frame per second) yang berguna untuk memberikan penilaian mengenai pergerakan gambar. Semakin tinggi fps-nya, maka semakin halus video yang dihasilkan oleh webcam tersebut. Frame rate ini juga berhubungan dengan kecepatan internet yang digunakan.

  • Fitur Efek video

Untuk sebagian orang, mungkin webcam dengan fitur biasa saja sudah terasa cukup untuk melengkapi perangkat komputernya. Namun untuk kebutuhan khusus, mungkin kamu ingin membeli webcam yang memiliki berbagai macam efek video, seperti teks, animasi, foregrounds dan lain sebagainya.

Biasanya webcam seperti ini memiliki aplikasi khusus dan harga yang lebih mahal tentunya. Dan biasanya juga webcam jenis ini banyak diminati oleh orang-orang yang memiliki kreatifitas tersendiri dalam kehidupannya. Tentunya dengan adanya fitur seperti ini akan membuat hasil dari webcam terlihat lebih menarik.

  • Perhatikan Sambungannya

Jika kamu ingin membeli webcam untuk laptop atau kamu ingin menempatkan webcam di area yang cukup jauh dari komputer, maka webcam yang mendukung nirkabel dalam bentuk bluetooth adalah pilihan yang tepat. Selain itu dalam perkembangannya, saat ini juga sudah ada webcame Wi-Fi yang membuat kamu bisa meletakan perangkat keras tersebut di tempat yang lebih jauh lagi dari komputer.

Jadi, dengan adanya webcam yang menggunakan sambungan berupa bluetooth dan wifi, tentunya akan memudahkan kita tanpa harus repot atau susah payah menggunakan kabel lagi.

Nah, demikianlah penjelasan mengenai webcam, perangkat peripheral kecil yang sudah banyak digunakan di hampir semua komputer yang ada sekarang ini. Semoga penjelasan mengenai webcam ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan bagi kita semua yang membacanya.