Amazing! Sawah Ini Dibuat Jadi Rice Paddy Art

March 24, 2017 1742 Views

Seperti yang kita ketahui, Jepang merupakan salah satu negara yang memiliki seribu ide dan kreatifitas yang luar biasa. Bukan Jepang namanya jika tidak melakukan hal-hal yang sulit untuk diterima akal. Salah satu ide kreatif yang dibuat orang Jepang akan kita bahas.

Pada saat musim liburan tiba mungkin tempat-tempat wisata seperti taman bermain atau kebun binatang pasti ramai didatangi oleh para pengunjung. Berbeda halnya dengan desa Inakadate di Prefektur Aomori Jepang, yang setiap pertengahan bulan Juli sampai pertengahan Agustus juga ramai dikunjungi wisatawan baik lokal maupun manca negara.

Pasalnya setiap periode tersebut persawahan di desa Inakadate disulap menjadi bentuk seni landscape yang unik, kegiatan yang dilakukan oleh desa kecil berpenduduk kurang lebih 8000 orang tersebut, setiap tahunnya mampu menarik perhatian sekitar 200.000 pengunjung. Sejak tahun 1993, petani di Jepang berhasil menciptakan desain yang rumit pada persawahan mereka. Setiap tahun para petani di desa ini akan menciptakan karya seni yang baru sampai masa panen.

Dari generasi ke generasi, penduduk Inakadate hidup dari bertani. Walaupun jumlah penduduk disana tidak terlalu banyak tetapi desa ini memiliki lahan pertanian yang sangat luas, lebih dari setengah wilayah desa. Berkat tanahnya yang subur, Inakadate menjadi penghasil beras terbanyak diantara desa-desa lain untuk Jepang selama beberapa tahun terakhir. Sebagai upaya untuk mengubah daerah produsen beras terbesar menjadi daya tarik parawisata, badan parawisata desa tersebut memulai program parawisata “rice farming tour”. Untuk promosi program tersebut mereka membuat gambar karakter berwarna dengan skala besar menggunakan lahan persawahan. Ini adalah cikal bakal dari Inakadate Rice Paddy Art yang kini menjadi atraksi penting untuk bidang parawisata setiap tahunnya.

Untuk membuat karya-karya seni mereka pertama kali dirancang pada komputer untuk mencari tahu di mana dan bagaimana untuk menanam padi.

Kemudian ratusan relawan menanam padi yang telah direkayasa secara genetik untuk menghasilkan berbagai warna seperti, merah tua, kuning dan putih yang dicampur dengan warna hijau daun lokal untuk menghasilkan desain yang bagus. Beragam jenis beras tumbuh secara alami di Inakadate, mereka tidak menggunakan pewarna buatan. Desain yang dibuat meningkat setiap tahun, para penduduk desa belajar dari kesalahan masa lalu dan memperbaiki kesalahan mereka.

Untuk menikmatinya, pengunjung harus naik ke menara tempat pengamatan yang juga digunakan sebagai kantor pertanian desa Inakadate. Disana pengunjung dapat melihat banyak art paddy di banyak lahan persawahan, tentunya mereka tidak lupa mengambil foto dari atas menara. Bagi Anda yang sedang berlibur ke Jepang, khususnya periode pertengahan Juli sampai pertengahan Agustus, desa Inakadate bisa menjadi salah satu tujuan wisata Anda.

Menurut badan parawisata, desa tersebut tahun ini paddy art masih akan ditampilkan di Inakadate hingga pertengahan Oktober. Menyusul keberhasilan revitalisasi Inakadate, sejumlah desa dan kota-kota lain sudah mulai membuat dan menampilkan seni sawah mereka sendiri. Ada lebih dari 100 tempat seni tani yang dapat Anda kunjungi dan nikmati di Jepang hari ini.

Semoga artikelnya bermanfaat ya guys….